Featured
Beranda » Berita » Mengawal Poros Bisnis Bumida 1967 di Jantung Ibu Kota

Mengawal Poros Bisnis Bumida 1967 di Jantung Ibu Kota

Ibnu Hajar, ST Kepala Cabang Bumi Putra Muda (BUMIDA) 1967, Sudirman - Jakarta (FOTO: dokumen)
JAKARTA, (JURNALBERITA.ID) – Di dunia industri asuransi yang bergerak dinamis dan penuh tantangan, rotasi kepemimpinan bukan sekadar agenda rutin perusahaan. Bagi PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 (Bumida), mutasi jabatan adalah medan pengujian bagi para ‘petarung’ internal untuk membuktikan ketangguhan mereka dalam mengawal target bisnis.
Salah satu figur yang mencerminkan etos kerja keras tersebut adalah Ibnu Hajar, ST. Rekam jejak kariernya di Bumida menjadi potret nyata bagaimana konsistensi dan mentalitas petarung mampu membawa seorang profesional dipercaya memegang tongkat komando di wilayah-wilayah paling strategis.
Dari Surabaya menuju jantung Ibu Kota.Perjalanan kepemimpinan Ibnu Hajar mencatat lompatan besar saat dirinya berhasil menakhodai Bumida Cabang Surabaya. Sukses mengamankan pasar di wilayah Jawa Timur, loyalitas dan performanya langsung mendapat respons positif dari jajaran direksi di kantor pusat.
Tantangan baru yang lebih besar pun menanti di Ibu Kota. Pada 13 Juni 2022, dalam sebuah seremoni Serah Terima Jabatan (Sertijab) resmi yang dipimpin oleh Direktur Teknik Bumida, Ibnu Hajar resmi dilantik menjadi Kepala Cabang Bumida Kebayoran.
Penugasan di wilayah Jakarta Selatan ini menjadi ujian pertama Ibnu dalam menaklukkan ketatnya persaingan bisnis asuransi di wilayah urban. Berlabuh di Sudirman, Mengawal Poros Bisnis Utama
Tidak berhenti di Kebayoran, langkah tangguh Ibnu Hajar kembali membawanya ke posisi yang lebih krusial. Keberhasilannya menjaga stabilitas operasional dan memperluas jaringan kemitraan membuatnya dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Cabang Bumida Sudirman.
Memimpin cabang di kawasan Central Business District (CBD) Sudirman bukanlah perkara mudah. Kawasan ini merupakan jantung ekonomi Jakarta, tempat bernaungnya berbagai korporasi raksasa dan pusat kemitraan strategis. Di posisi inilah, mentalitas ‘Bumidawan Petarung’ milik Ibnu Hajar benar-benar diuji untuk mengawal produk-produk asuransi umum unggulan dan memperluas pangsa pasar perusahaan.
Perjalanan Ibnu Hajar menegaskan bahwa di lingkungan Bumida jenjang karier tertinggi hanya disediakan bagi mereka yang berani menghadapi tantangan, adaptif terhadap perubahan, dan memiliki komitmen tanpa batas untuk memajukan perusahaan. (Hasan N Rahmad/hnr71@gmail.com)