SURABAYA, (JurnnalBerita.id) — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya resmi mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada layanan Klinik Investasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gedung Siola.
Inovasi ini diterapkan untuk mempermudah pelaku usaha melakukan pelacakan berkas perizinan secara mandiri dan interaktif selama 24 jam penuh.
Koordinator Ketua Tim Kerja Penanaman Modal DPMPTSP Kota Surabaya, Hefli Syarifuddin Madjid, SE, MM menegaskan bahwa penerapan AI ini memangkas jalur birokrasi konvensional karena pemohon tidak perlu lagi mengantre untuk sekadar menanyakan status dokumen mereka.
“Kedepannya pelaku usaha yang mau berusaha ataupun yang menanyakan berkasnya sampai di mana sudah bisa diketahui dengan bantuan AI. Tanpa harus menanyakan ke petugasnya langsung,” ujar Hefli, Sabtu (22/08/2026).
Pria telah menempuh program pasca sarjana magister manajemen (MM) ini menyampaikan jika pelayanan ini bisa diajak interaksi 24 jam.
“Semua sekarang lebih mudah dan dapat diakses 24 jam,” ucapnya
Layanan Klinik Investasi Pemkot Surabaya di lantai 3 Gedung Siola ini tetap menyediakan pendampingan gratis mulai dari pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) lewat OSS, asistensi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), hingga analisis kelayakan bisnis. Selain datang langsung, masyarakat juga dapat mengakses konsultasi jarak jauh lewat aplikasi Takon Sobat dan portal daring E-Klinik Investasi.
Sistem cerdas ini dirancang agar mampu merespons kebutuhan informasi secara instan langsung dari ponsel pintar, paparnya. (Hasan N Rahmad)

