SURABAYA, (JurnalBerita.id) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya terus bergerak cepat memperkuat soliditas internalnya. Langkah ini diambil melalui rangkaian agenda konsolidasi intensif yang melibatkan seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat cabang, PAC (kecamatan), hingga ke pengurus tingkat Ranting (kelurahan) di seluruh penjuru Kota Pahlawan.
Pertemuan strategis ini menjadi momentum ta’aruf (perkenalan) sekaligus penyelarasan visi di antara jajaran pengurus baru yang telah ditunjuk oleh DPP PKB melalui rekomendasi Tim Tujuh Penataan dari tim formatur DPW PKB Jawa Timur. Gus Afif hadir menggantikan posisi ketua sebelumnya, Musyafak Rouf.
Ketua DPC PKB Surabaya, M. Faridz Afif (Gus Afif), menegaskan bahwa penguatan struktur hingga ke akar rumput merupakan modal utama partai untuk memastikan mesin politik tetap berjalan optimal dan responsif terhadap dinamika aspirasi warga kota.
Dalam arahannya, Gus Afif menegaskan bahwa agenda konsolidasi sejak dini ini sangat krusial untuk memperkuat mesin partai menyongsong Pemilu 2029.
Ada dua fokus utama yang akan dikejar oleh struktur kepengurusan periode ini, yaitu penataan manajemen kepemimpinan dan penguatan sistem kaderisasi di tingkat akar rumput.
“Konsolidasi ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum untuk menyamakan frekuensi dan mengunci barisan. Kita ingin memastikan struktur partai di setiap kelurahan aktif bergerak hadir di tengah masyarakat,” ujar Gus Afif, Minggu (21/06/2026) di Surabaya.
Dorong Pemekaran Dapil Surabaya menjadi 8 Wilayah
Selain merapatkan barisan internal, Gus Afif juga menyebut bahwa konsolidasi DPC PKB Surabaya belakangan ini juga berfokus pada pengawalan isu strategis penataan daerah pemilihan (dapil). PKB secara resmi mendorong agar jumlah dapil di Kota Surabaya dimekarkan menjadi minimal delapan wilayah pemilihan pada pemilu mendatang.
Langkah ini dinilai relevan mengingat luas wilayah dan jumlah penduduk di 31 kecamatan Surabaya yang sudah sangat padat, sehingga pemekaran dapil diharapkan mampu membuat keterwakilan legislatif menjadi lebih merata dan efektif.
Gus Afif menekankan, melalui konsolidasi yang terukur, DPC PKB Surabaya memetakan sejumlah target strategis, di antaranya. Menghidupkan kembali peran aktif kader ranting sebagai jembatan utama solusi masalah warga urban.
Mengemas program kerja partai agar lebih adaptif dan menarik bagi kalangan milenial serta Gen-Z di Surabaya.
Memperkuat peta kekuatan di setiap wilayah guna mengamankan sekaligus mendongkrak perolehan kursi di DPRD Kota Surabaya pada kontestasi politik mendatang.
Dengan solidnya pengurus dari tingkat atas hingga bawah, PKB Surabaya optimistis dapat terus mengawal pembangunan kota yang berpihak pada kemaslahatan masyarakat luas serta kaum nahdliyin di Surabaya. (JB01)
