Politik
Beranda » Index Berita » DPRD Surabaya Desak PLN Atur Waktu Pemadaman Bergilir Akibat Gangguan PLTU Paiton

DPRD Surabaya Desak PLN Atur Waktu Pemadaman Bergilir Akibat Gangguan PLTU Paiton

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyanmoko (FOTO: *istimewa)

SURABAYA, (JurnalBerita.id) – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, meminta PT PLN (Persero) untuk lebih bijak dan memperhatikan manajemen waktu dalam pelaksanaan pemadaman listrik bergilir di wilayah Jawa, khususnya Kota Surabaya.

Langkah tegas legislatif ini merespons keluhan meluas masyarakat akibat gangguan teknis operasional dan pasokan batubara di PLTU Paiton yang memicu pemadaman listrik massal dalam beberapa hari terakhir.

Cak Yabe akrab dipanggil menekankan bahwa dampak dari pemadaman listrik dadakan ini telah mengganggu stabilitas pelayanan publik vital di Surabaya, termasuk operasional sejumlah rumah pompa air bersih dan pengaturan lampu lalu lintas kota.

“PLN harus transparan dalam membagikan jadwal pemadaman. Tolong hindari waktu-waktu produktif atau jam sibuk masyarakat agar kerugian tidak semakin membengkak,” ujar legislator dari Fraksi Gerindra tersebut.

Sektor Publik dan UMKM Surabaya Lumpuh

Berjuang di Antara Hujan Subuh dan Air Pasang

Pemadaman listrik berkala yang terjadi di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik dilaporkan telah melumpuhkan aktivitas ekonomi lokal.

Pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seperti kedai kopi dan industri rumah tangga terpaksa menanggung kerugian operasional hingga jutaan rupiah per hari karena tidak mampu berproduksi secara normal. Sebagian pelaku usaha terpaksa mengeluarkan biaya ekstra untuk menyewa atau membeli bahan bakar genset demi menjaga kelangsungan bisnis mereka.

Tidak hanya sektor usaha, pemadaman berkala ini juga mengganggu kenyamanan rumah tangga masyarakat luas. Beberapa wilayah melaporkan matinya sinyal komunikasi hingga matinya lampu pengatur lalu lintas di jalan-jalan protokol Surabaya yang sempat memicu kemacetan.

Upaya Pemulihan Sistem Kelistrikan Jawa

Secara terpisah, pihak PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh seluruh pelanggan di Pulau Jawa.

Napas Baru Desainer Lokal, Jadi Etalase Utama Kreativitas Surabaya

Executive Vice President Corporate Communication PLN menyatakan bahwa penurunan kapasitas pasokan daya dipicu oleh kendala teknis pada dua pembangkit besar, termasuk kompleks PLTU Paiton.

Untuk mengatasi krisis energi ini, PLN bersama Pemerintah pusat saat ini sedang mempercepat distribusi pasokan batubara berkalori sedang menuju pembangkit-pembangkit utama di Jawa guna menstabilkan kembali keandalan sistem kelistrikan nasional.

Manajemen beban secara terbatas dan terukur akan terus dilakukan hingga proses pemulihan teknis di lapangan selesai sepenuhnya. (GUN/JB01)