News
Beranda » Index Berita » Surabaya Membidik Piala Presiden: Ambisi Besar Reog Purbaya Mengguncang Panggung Nasional

Surabaya Membidik Piala Presiden: Ambisi Besar Reog Purbaya Mengguncang Panggung Nasional

Kontingen Reog Purbaya Surabaya mengikuti festival Reog Ponorogo 2026

SURABAYA, (JURNNALBERITA.ID) — Malam ini, Sabtu (13/6/2026), Alun-Alun Ponorogo akan menjadi saksi bisu dari pembuktian besar Kota Pahlawan.

Di bawah sorot lampu panggung Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI, kontingen Reog Purbaya Surabaya siap tampil habis-habisan demi membawa pulang lambang supremasi tertinggi seni tradisi, Piala Presiden.

Membawa nama besar Surabaya di tanah kelahiran Reog bukan perkara mudah. Bersaing ketat dengan 32 kontingen tangguh dari seluruh penjuru nusantara, Reog Purbaya mendapatkan nomor urut tampil 17.

Namun, bagi para seniman Surabaya, angka ini bukan sekadar nomor antrean, melainkan simbol semangat kemerdekaan untuk menyuguhkan performa terbaik.Dua Bulan Menempa Diri

Dibalik durasi tampil yang singkat di atas panggung, ada keringat dan dedikasi yang diperas selama dua setengah bulan terakhir. Latihan intensif tanpa kenal lelah dilakoni oleh para pembarong, penari jatil, bujang ganong, hingga pemusik.

Srikandi dari Parlemen Surabaya: Jejak Dedikasi Laila Mufidah Memperjuangkan Hak Perempuan dan Wong Cilik

Tidak main-main, demi mematangkan harmoni musikalitas dan ketajaman koreografi, Reog Purbaya sengaja mendatangkan para pakar kesenian Reog dari berbagai daerah lintas kota, mulai dari Solo, Mojokerto, hingga Magetan.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pakem tradisi tetap terjaga, namun dibalut dengan energi dinamis khas arek-arek Surabaya.

Sebagai payung besar yang menaungi sekitar 57 unit Reog di seluruh Surabaya, Purbaya memikul harapan besar dari ribuan pencinta seni di Kota Metropolitan ini.

Dukungan penuh mengalir langsung dari Balai Kota

Saat melepas kontingen, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tidak hanya melepas dengan doa, tetapi juga dengan apresiasi konkret. Suntikan motivasi berupa bonus senilai Rp100 juta telah disiapkan jika tim berhasil menyabet Juara 1.

Ujian Berat Gus Afif: Mempertahankan Eksistensi PKB di Tengah Dinamika Politik Surabaya

Tak hanya itu, apresiasi senilai Rp50 juta juga menanti dari Pemkot jika mereka berhasil menembus posisi tiga besar. Angka tersebut masih akan digenapi dengan tambahan Rp50 juta lagi dari Pembina Purbaya jika tim masuk dalam jajaran lima besar nasional.

Namun, komitmen jangka panjang jauh lebih berharga dari sekadar nominal bonus. Pemkot Surabaya telah berjanji untuk menyediakan fasilitas latihan rutin yang representatif di gedung serbaguna kawasan MERR (Middle East Ring Road). Langkah ini diharapkan dapat menjadi kawah candradimuka bagi regenerasi seniman Reog di Surabaya pada masa depan.

Menanti Pembuktian di Ponorogo

Malam ini adalah puncaknya. Di hadapan ribuan pasang mata dan dewan juri yang jeli, Reog Purbaya Surabaya akan membuktikan bahwa kota industri dan perdagangan terbesar di Jawa Timur ini juga memiliki taji yang tajam dalam melestarikan warisan budaya takbenda dunia.

Apakah Piala Presiden akan mampir ke Kota Surabaya tahun ini? Jawabannya akan mulai terukir malam ini di atas panggung Ponorogo. (*JB01)

Bukti Audio Baru Ungkap Indikasi Oknum Polrestabes Surabaya Aniaya Jurnalis