Politik
Beranda » Berita » Reses Budi Leksono di Gubeng Jaya Langgar, Warga Sampaikan Keluhan PIP dan Data Kependudukan

Reses Budi Leksono di Gubeng Jaya Langgar, Warga Sampaikan Keluhan PIP dan Data Kependudukan

Budi Leksono yang akrab dissapa Buleks saat melaksanakan reses sidang kedua masa persidangan ketiga tahun 20226 di Gubeng Jaya Langgar, Kec Gubeng Surabaya (foto: JB01)

SURABAYA, (JURNALBERITA.ID) – Ruang pertemuan di kawasan Gubeng Jaya Langgar, Kecamatan Gubeng, Surabaya di kediaman Anugrah Ariyadi sore itu mendadak riuh. Puluhan warga berkumpul bukan sekadar untuk bersilaturahmi, melainkan membawa tumpukan problem masing-masing yang akan disampaikan pada wakil rakyat di legislatif DPRD Kota Surabaya.

Anggota Komisi B yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, menggelar kegiatan reses sidang Kedua masa Persidangan Ketiga tahun 2026. Dalam jaring aspirasi tersebut, warga menyampaikan sejumlah keluhan yang menjadi perhatian utama, terutama terkait Program Indonesia Pintar (PIP) serta masalah data kependudukan (Desil).

Sejumlah orang tua mengeluhkan sulitnya akses bantuan pendidikan melalui PIP. Mereka menilai proses pengajuan masih berbelit dan banyak anak yang seharusnya berhak justru belum menerima bantuan. Selain itu, warga juga menyoroti persoalan data kependudukan yang kerap tidak sinkron, sehingga menyulitkan dalam mengurus berbagai layanan publik.

Menanggapi hal tersebut, Budi Leksono yang akrab disapa Buleks berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi warga.

Usai lakukan reses Budi Leksono foto bersama dengan konstituen warga Gubeng Jaya Surabaya (foto:JB01)

“Semua menjadi catatan bagi kami, dan catatan itu akan kami sampaikan serta kami kawal hingga tuntas sampai pada dinas terkait,” ujar Buleks, Senin (25/05/2026) di Surabaya.

Mengawal Poros Bisnis Bumida 1967 di Jantung Ibu Kota

Ia menegaskan akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar permasalahan PIP segera mendapat solusi, serta mendorong perbaikan sistem administrasi kependudukan agar lebih akurat dan mudah diakses masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Ketua Paguyuban Pasar Pagi Krempyeng Karang Menjangan, Yudi, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan Budi Leksono kepada para pedagang.

“Kami para pedagang merasa sangat terbantu dengan perhatian Pak Budi. Semoga dukungan ini terus berlanjut demi kesejahteraan warga,” ucap Yudi, mewakili para pedagang.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti bagi keberlangsungan aktivitas ekonomi warga, khususnya di pasar tradisional yang menjadi tumpuan hidup banyak keluarga.

Reses ini menjadi wadah penting bagi warga Gubeng Jaya untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada wakil rakyat. Budi Leksono berharap, masukan dari masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan kebijakan pemerintah kota, khususnya di bidang pendidikan dan pelayanan publik. (JB01)

Mengintip Pesona Sumenep, Surga Oksigen dan Warisan Dunia di Ujung Madura