News
Beranda » Berita » Usulan Penambahan Gedung SMP Negeri Kembali Diangkat Warga Banyu Urip Saat Sukadar Reses

Usulan Penambahan Gedung SMP Negeri Kembali Diangkat Warga Banyu Urip Saat Sukadar Reses

JURNALBERITA.ID – SURABAYA,  Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDIP, Sukadar melakukan kegiatan reses masa sidang tahun ke lima tahun 2024, anggota DPRD Kota Surabaya, di wilayah RW IX Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Surabaya, pada Rabu malam (17/01/2024).

Pada reses kali ini Sukadar menerima keluhan warga terkait permintaan penambahan SMP negeri. Pasalnya, warga merasakan kesulitan saat anak-anak mereka lulus dari sekokah dasar mau melanjutkan kejenjang SMP Negeri. Dengan sistem zonasi banyak anak-anak mereka tidak dapat ditertampung di SMP Negeri lantaran lokasi rumah mereka yang berjauhan dengan SMPN yang ada.

Sukadar menjelaskan jika posisi di kota Surabaya terkait kebutuhan SMP Negeri memang tidak semua bisa mengcover kebutuhan para lulusan SD baik swasta maupun negeri.

Khususnya di Kecamatan Sawahan, dibanding jumlah penduduk dengan kebutuhan SMP Negeri memang belum berbanding linear.

Sebanyak 18 PSU Dari Pengembang Perumahan Telah Diserahkan Ke Pemkot Surabaya

“Untuk itu saya selaku wakil rakyat daerah akan mengusulkan ke Pemkot Surabaya minimal segera dibangun 2 SMP Negeri di Kecamatan Sawahan,” ucap Cak Yo panggilan akrab Sukadar.

Dia juga menyebut, bahwa paling tidak ada SMP Negeri yang bisa menampung lulusan SD di dekat rumah calon siswa, dengan pererapan sistem zonasi.

“Pendidikan ini penting bagi generasi penerus kita, makanya kita usulkan dibangun dua SMP Negeri di Kecamatan Sawahan,” tegas Sukadar.

Sukadar menerangkan, selain permintaan warga Banyu Urip agar ada tambahan SMP Negeri, persoalan Penerangan Jalan Umum (PJU) masih menjadi isu krusial ketika dirinya bertemu warga dimasa reses anggota dewan.

Selain itu Cak Yo juga menerima usulan penerangan jalan umum (PJU). Terkait ini, Cak Yo mengaku bahwa sudah ada usulan ke Pemkot Surabaya dan sudah banyak juga yang direalisasikan oleh Pemkot.

Budi Leksono: Melangkah Dengan Tradisional Bersinar Dengan Jati Diri Membawa Nama Harum Surabaya

“ Intinya, apa yang menjadi aspirasi masyarakat saat kami reses akan kita tampung, dan menjadi pokok pikiran atau pokir yang akan kita usulkan ke Pemkot Surabaya,” tutur Cak Yo. (*JB01)