News
Beranda » Berita » Tinjau Kesiapan RPH Surabaya, Budi Leksono: Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Tinjau Kesiapan RPH Surabaya, Budi Leksono: Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Budi Leksono, SH yang akrab disapa Buleks, Anggota Komisi B yang juga sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya (foto: *istimewa)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Anggota Komisi B yang juga sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya Budi Leksono melakukan peninjauan kesiapan Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian untuk penyembelihan hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha 1447 H.

Informasi yang diperoleh Buleks sapaan Budi Leksono dari pihak RPH untuk biaya jasa potong dipatok Rp2 juta untuk layanan sontor atau lepas tulang dan untuk paket jasa kemas dibandrol Rp2,8 juta atau naik Rp300 ribu dari sebelumnya Rp2,5 juta. Jasa potong kemasan ini sudah sampai pengiriman, konsumen sudah menerima daging dalam kemasan per kilo siap kirim.

Ia menyebut bahwa kenaikan tarif layanan pemotongan hewan kurban di RPH Surabaya untuk paket jasa kemas dengan harga segitu harus adanya peningkatan kualitas pelayanan.  “Supaya masyarakat terdorong menggunakan jasa dan fasilitas RPH milik Pemkot Surabaya,” ucap Buleks, Jum’at (22/05/2026) di Surabaya.

Bagi warga surabaya yang mau menggunakan jasa potong di RPH mendapatkan pelayanan dan fasilitas yang maksimal, imbuhnya.

Buleks menilai  aspek kebersihan di RPH Surabaya sudah terjamin. Namun demikian, mengingatkan dari seluruh proses mulai pengawasan kesehatan hewan, pemotongan, hingga pengemasan, harus dijalankan dengan standar yang lebih tinggi.

Kombes Harissandi, Figur Tegas di Balik Kebijakan Zero Tolerance Demi Marwah Polri

“Karena dari mulai pengawasan terkait dengan kebersihannya sudah tidak diragukan lagi,” paparnya.

Buleks menambahkan, RPH merupakan aset Pemkot Surabaya, untuk itu kenaikan tarif tidak boleh hanya berhenti pada penyesuaian biaya, akan tetapi harus berimbang dengan pelayanan yang lebih maksimal bagi masyarakat pengguna jasa potong itu sendiri.

Adanya fasilitas yang memadai, untuk itu Komisi B ingin RPH Surabaya bisa menjadi pilihan utama warga untuk pelaksanaan kurban yang praktis sekaligus memenuhi standar kesehatan dan kebersihan, ujarnya.

“Saya berharap masyarakat mendapatkan daging kurban yang aman, sehat, utuh dan halal,” tukasnya.

Sebelumnya, Dirut RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho menyampaikan jika tahun ini RPH hanya fokus jasa potong sapi saja. “Hingga hari ini sudah terdaftar 140 ekor sapi lebih yang akan dipotong di RPH pada Idul Adha nanti. Ada yang dari masjid, ormas, partai politik dan lain sebagainya. Target kami 200 ekor,” tandas dia.

Ainun Putri Anugrah, Gen Z yang Menyongsong Politik dengan Semangat Baru

Untuk pemotongan nanti sambung Fajar, terbagi menjadi empat hari. Mulai tanggal 27 sampai 30 Mei 2026. “Jadi RPH nanti akan memotong hewan kurban selama empat hari. Hari pertama (27/5) dan kedua (28/5) sudah penuh. Tinggal pemotongan pada hari ketiga (29/5) dan keempat (30/5). Pendaftaran terakhir ditutup 25 Mei 2026,” tutup Fajar Arifianto Isnugroho. (*JB01)