Peristiwa Terkini
Beranda » Berita » Hearing RS Siloam Akan Mendirikan RS Covid-19 di Apartemen CITO Batal Digelar

Hearing RS Siloam Akan Mendirikan RS Covid-19 di Apartemen CITO Batal Digelar

Penolakan RS Covid-19 oleh para penghuni dan pemilik tenan di Mall Cito Surabaya

Penolakan RS Covid-19 oleh para penghuni dan pemilik tenan di Mall Cito Surabaya (*JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Polemik Rumah Sakit Siloam Surabaya yang rencananya akan menempati apartemen City Of Tomorrow (CITO) untuk rumah sakit penanganan Covid-19 ditolak pihak penghuni apartemen dan tenant Mall Cito Surabaya. Penolakan ini juga berimbas pada agenda rapat dengar pendapat (hearing) dengan pihak-pihak terkait sehingga batal digelar karena suatu alasan.

Rencana awal, Komisi A DPRD Surabaya bakal menggelar rapat hearing dalam penyelesaian polemik RS Siloam. Terkait batalnya hearing itu, anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi’i menjelaskan, bahwa Komisi A sudah membuat surat undangan hearing untuk pihak dan instansi terkait.

BACA JUGA :

Namun, ujar Imam, rapat hearing batal digelar karena Ketua DPRD Surabaya meminta hearing dilaksanakan secara daring (online).

“Gak jadi mas. Teman-teman Komisi A ingin hearing dilakukan secara offline. Tapi ketua dewan minta online,” kata Imam, Senin (08/02).

Surabaya Nihil Hantavirus, dr. Billy Daniel Messakh Himbau Masyarakat Tetap Waspada

Ia menambahkan, bahwa sejatinya Komisi A berharap agar rapat hearing dilakukan secara tatap muka, karena biar bisa detil, mendalam dan tuntas.

“Toh di dewan banyak ruangan besar sehingga kita bisa pakai ruangan yang besar dengan prokes (protokol kesehatan) yan ketat. Tapi ketua dewan tetap tidak mau tanda tangan surat undangan hearing kalau tidak online, akhirnya kita putuskan dibatalkan saja. Kita tunda minggu depan,” jelasnya.

Terpisah, Sekretaris Perkumpulan Penghuni Pemilik dan Pedagang (P4) Mal Cito, M Yazid mengatakan, terkait hearing di DPRD Surabaya masing menunggu informasi lanjutan.

“Sementara ditunda waktunya. menunggu info lanjutan dari DPRD. Respon pedagang tetap sama menolak mengenai kelanjutan pekerjaan tetep kita sampaikan ke DPRD,” ungkapnya. (JB01)

“Lapor Cak Eri” Hotline Aduan Masyarakat Punya Pemkot Surabaya