24 C
Surabaya

Wakil Presiden Ma’ruf Amin Didampingi Khofifah Ikuti Video Comference Terkait Situasi Update Gunung Semeru

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengikuti Video Conference (VC) mengupdate penanganan dan situasi pasca Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru Lumajang di VIP Room Bandara Internasional Juanda, Kamis (16/12/2021).

Sebelumnya, dalam rangkaiannya lawatannya Wapres Ma’ruf Amin dijadwalkan mengunjungi dua titik terdampak erupsi, yakni di Posko Pengungsian Terpadu Penanggal dan Kampung Renteng di Kecamatan Candipuro.

Namun, lantaran pada pukul 09.30 WIB Gunung Semeru kembali mengeluarkan APG. Berdasarkan informasi, Pos Pantau Gunung Sawur jarak luncur diperkirakan turun hingga jarak 3,8 km dari gunung, dan kabut ke arah Besuk Kobokan.

Gubernur Khofifah seusai mendampingi Wapres di VIP Room Juanda memastikan bahwa hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) segera dibangun di area Perhutani seluas 90,98 ha.

“Allhamdulillah, bahwa surat keputusan (SK) dari menteri KLHK sudah diterbitkan kemarin malam (15/12). Dalam SK tersebut, telah disiapkan lahan 90,98 hektar di dua titik di Candipuro dan Pronojiwo,” urai Gubernur Khofifah.

Lanjut Gubernur, bahwa para pengungsi Gunung Semeru untuk relokasi kampung terdampak dan hunian sementara akan segera dibangun.

“Selalu yang para pengungsi dampak APG sampaikan adalah kepastian hunian mereka. Untuk di Candipuro dan Pronojiwo, pembangunan format huntap sudah bisa dilakukan, land clearing bisa segera dilakukan selesai turunnya SK dari menteri KLHK,” urainya.

Proses pembangunan Huntara bisa dimulai secepatnya. Ia optimis, apabila cuaca tetap cerah malam nanti, maka proses pembersihan lahan (land clearing) akan bisa segera dimulai.

“Karena alat-alat berat sudah ada disana, milik PUPR, Kodam, Polda, bahkan Pemprov, agar bisa segera dibangun Huntara yang nantinya menjadi satu kesatuan dengan Huntap,” katanya.

“Kalau hari ini cuaca bagus, seluruh alat berat bisa bekerja karena titik koordinatnya sudah ada, baik di Candipuro maupun Pronojiwo. Setelah land clearing selesai maka bisa segera ditindaklanjuti, membangun huntara dulu baru huntap,” tambahnya.

Mantan menteri sosial ini berharap, agar kepastian adanya hunian ini dapat memberikan ketenangan bagi para pengungsi, dan memberikan kembali semangat untuk dapat segera pulih sosial ekonominya.

“Semoga ini bisa memberikan ketenangan bagi pengungsi karena mereka punya kejelasan soal dimana hunian tetap akan dibangun untuk mereka. Untuk saudara-saudara yang tengah mengungsi agar tetap tenang dan jangan panik. Huntara Insya Allah segera dibangun setelah itu huntapnya,” tutupnya.

Related Post

PT KAI Akan Tertibkan 93 Pedagang Pasar Turi Di Tempat Penampungan Sementara

JURNALBERITA.ID — SURABAYA, Sebanyak 93 Pedagang dari 1029 Pedagang yang masih menempati lahan penampungan dilahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) paska konflik pembangunan...

Latest Post