Tumpleknya Massa Di Pasar Kaget Tugu Pahlawan Jadi Perhatian Wakil Ketua DPRD Surabaya, Lailai Mufidah

Wakil Ketua DPRD kota Surabaya, Laila Mufidah dari fraksi PKB (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Pasar kaget diarea Tuguh Pahlawan menjadi sorotan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya. Pasalnya pasar kaget yang digelar para pedagang kaki lima setiap hari Minggu pagi itu telah menimbulkan kerumunan masa. Tak seperti satu atau dua bulan sebelumnya, kerumunan masa tersebut sangat berpotensi terhadap kembali melonjaknya kasus Covid-19 di Surabaya.

Tumpleknya massa dipasar kaget Tugu Pahlawan Surabaya terlihat pada Minggu (03/10/2021), aktivitas para pedang dan pembeli itu tentu seiring dengan melandainya kasus Covid-19 di Surabaya. Terbukti kendaraan roda dua yang parkir disepanjang jalan Kebon Rojo begitu tumpah ruah.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah menyoroti kondisi tersebut, Laila meminta supaya pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk memperhatikan hal tersebut. Dia juga menyerankan agar satuan tugas (Satgas) Covid-19 melakukan pemantauan terhadap protokol kesehatan (prokes) dilokasi.

BACA JUGA:

“Ya kita minta agar Pemkot menurunkan satgas untuk mengawasi, sehingga Surabaya yang sudah masuk di lavel 2 ini tidak melonjak lagi kasus Covid-19,” pintah Laila, Senin (4/10/2021) digedung DPRD Kota Surabaya.

Tidak perlu sampai membubarkan, sambung Laila, satgas untuk mendukasi para pedagang yang ada di sana, serta memberikan himbauan yang humanis manakala ada yang tidak tertib prokes.

Bendahara DPC PKB Surabaya ini berharap, seiring dengan melandainya kasus Covid-19 di Kota Pahlawan juga diikuti pertumbuhan ekonomi para pelaku ekonomi kerakyatan. Namun, sejalan dengan hal tersebut penegakan prokes juga tak boleh kendor.

“Di samping melakukan sosialisasi akan pentingnya prokes 5M, nantinya satgas juga bisa melakukan aksi bagi-bagi masker di pasar kaget Tugu Pahlawan. Sekaligus juga menerjunkan tim swab hunter untuk melakukan tes usap secara acak,” terangnya.

Hal ini semata-mata untuk memutus mata rantai Covid-19. Sehingga geliat perekonomian Surabaya kembali bergairah yang memicu terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi, tukasnya. (*JB01)

Share this post

No comments

Add yours