Peristiwa Terkini
Beranda » Berita » Komisi B Minta PKL Jangan Berjualan Di Luar Pasar Tambah Rejo

Komisi B Minta PKL Jangan Berjualan Di Luar Pasar Tambah Rejo

Anas Karno (foto: JB01)

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Komisi B DPRD Kota Surabaya meminta kepada sejumlah pedagang untuk tidak berjualan di luar area Pasar Tambah Rezo, atau di badan jalan, yang membuat arus lalu lintas di sekitar Tambah Rejo macet.

Hal tersebut terungkap saat hearing Paguyuban antara Pedagangan Pasar Tambah Rejo, Dirut PD Pasar Surya, dan Satpol PP di ruang Komisi B, Rabu (28/04/21).

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno mengatakan, kami minta Plt. Dirut PD Pasar Surya agar pedagang Pasar Tambah Rejo yang berjualan di jalan secepatnya bisa dipindah ke dalam pasar.

“Bahkan, kami minta jika di Pasar Tambah Rejo kurang tempat, kan bisa di beri tempat di lokasi Pasar lainnya. Kan banyak pasar yang masih kosong.”ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Rabu (28/04/21).

Tolak Digitalisasi Parkir, 600 Ijin Jukir Dibekukan Pemkot

 

Lanjut Anas, Komisi B meminta kepada Plt. Dirut PD Pasar Surya agar didalam pasar Tambahrezo segera dibenahi, dibersihkan yang bersih, stand nya ditata yang rapih biar terang.

Nah kalau ditata dengan baik, papar Anas,  pengunjung juga senang berbelanja di Pasar Tambahrejo, dan pembeli juga nyaman jadi tidak sampai beli di luar pasar.

“Kami minta PD Pasar Surya segera memasukkan para pedagang, terutama warga Surabaya kedalam pasar Tambah Rezo.”tegas Anas.

Sementara H. Ikhsan, Ketua Paguyuban pedagang Pasar Tambah Rejo mengatakan, kami minta pedagang yang berada di luar Pasar agar masuk ke dalam pasar, sehingga tidak saling dirugikan satu sama lain.

P3I Jawa Timur Ancam Akan Menempuh Jalur Hukum Terkait Kebijakan Pemkot Menerapkan Pajak Reklame 400 Persen

“Jika pedagang dibiarkan saja berjualan di luar pasar, kasihan kan yang pedagang didalam pasar sepi pembeli karena lebih memilih membeli di luar pasar.”tutur H.Ikhsan.

Ia menambahkan, karena kondisi ini akhirnya pedagang Pasar Tambah Rezo minta keluar, untuk itu kami mengirim surat ke Komisi B DPRD Kota Surabaya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar Tambah Rezo, Mas UD menambahkan, keluhan pedagang adalah banyak PKL yang berjualan diluar pasar, sehingga omzet pedagang yang didalam pasar turun drastis karena sepi pembeli.

Nah kalau omsetnya menurun, tutur Mas ud, pedagang tidak bisa bayar retribusi, dan jika tidak bayar dampaknya stand pedagang di segel oleh PD Pasar Surya.

“Kami minta Satpol PP untuk menertibkan pedagang kaki lima yang ada diluar Pasar Tambah Rezo.”ungkap Mas UD. (*JB01)

Sikap Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) atas Agreement on Reciprocal Trade