Wajah Baru Isi Parlemen Kota Malang, PDIP Masih Perkasa

Fungsionaris PDI Perjuangan kota Malang (M1N/JB01)

JURNALBERITA.ID – MALANG, Rekapitulasi perhitungan suara pemilu 2019  hampir rampung diselesaikan, mulai laporan dari tingkat Kecamatan dapat diketahui siapa saja yang bakal mengisi kursi parlemen kota Malang.

PDI Perjuangan masih tetap perkasa dengan perolehan 12 kursi, posisi kedua PKB dengan perolehan 7 kursi, PKS diurutan ketiga dengan 6 kursi. Sedang partai belambang pohon beringin yakni Golkar dan partai Gerindra masing-masing memperoleh 5 kursi, PAN dan Demokrat masing-masing memperoleh 3 kursi, partai Nasdem 2 kursi serta Perindo dan PSI yang masing-masing mendapat 1 kursi.

Menariknya, perolehan kursi di Dapil kecamatan Kedungkandang sebelumnya hanya memperoleh 2 kursi sekarang menjadi 3 kursi.

Kenaikan signifikan ini pengaruh dari munculnya salah satu caleg yang merupakan putri dari politisi senior kota Malang yang juga mantan ketua DPRD kota Malang, Sri Rahayu (PDIP) bernama Amithya Ratnanggani yang biasa dipanggil Mia.

Ketua DPC PDIP kota Malang, I Made Rian Kartika, melalui pesan singkat WA nya menyampaikan, tidak ada peran perorangan, semua mesin partai bergerak secara kolektif dan masif antara struktur, caleg, tim sukses dan simpatisan PDI Perjuangan di kota Malang ini.

“Untuk Kedungkandang sendiri, kita punya strategi khusus untuk menang disana,” paparnya, Sabtu (11/5).

Pria yang akrab dipanggil Made ini juga mengatakan,  sedang untuk posisi ketua DPRD mutlak merupakan kewenangannya DPP. DPC hanya bisa mengajukan saja.

“Semua caleg yang terpilih akan ikut test and propertest di DPP dan selanjutnya DPP yang akan menentukan siapa yang akan menduduki kursi ketua DPRD kota Malang,” ujar Made.

Untuk itu, Lanjut dia, kami mengucapkan terimakasih pada Masyarakat kota Malang yg masih memberi kepercayaan kepada PDI Perjuangan, sehingga kami menjadi Partai dengan perolehan suara tertinggi yakni 109.001 suara.

“Pencapaian maksimal  ini, akan benar-benar kami jaga. Ini merupakan amanah masyarakat kota Malang,” imbuh Made.

Kedua kami ucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada penyelenggara pemilu, KPUD, PPK, KPPS, Bawaslu kota, Panwascam, PTPS yg telah bekerja maksimal, inilah pemilu paling Fairplay di kota Malang, ucap dia.

“Semua berlangsung sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku,” tukas Made.

Dan yang ketiga, kami sangat mengapresiasi aparat keamanan TNI/Polri yang telah menjaga dan mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019 ini,” pungkasnya. (M1N/JB01)

Share this post

No comments

Add yours