Sapa Warga Di Dapil IV, Begini Blusukan Alah Bang Ris

Bersama Warga kampung Riswanto sapa dan beradaptasi daro kampung ke kampung (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Calon Legislatif DPRD kota Surabaya, Riswanto, S.Kom, M.I.Kom terus menyapa warga di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Surabaya. Caleg DPRD Kota Surabaya nomor urut 10 ini terus menyusuri perkampungan hingga blusukan ke pasar-pasar yang ada di Dapilnya.

Riswanto,S.Kom, M.I.Kom saat menyapa warga dengan blusukan dari Kampung ke Kampung hingga kepasar-pasar di Dapil IV kota Surabaya (foto : JB01)

Inilah cara Riswanto yang kerap disapa bang Ris untuk merebut suara di Dapil yang baru itu. Sebelumnya Bang Ris dalam Pileg 2014 bertarung di Dapil 3, namun atas kebijakan DPP PDI Perjuangan, dia harus bertarung memperebutkan suara di Dapil IV yang meliputi wilayah Kecamatan Gayungan, Jambangan, Sawahan, Sukomanunggal, Wonokromo, Kota Surabaya.

Bagi dirinya kebijakan yang telah diputuskan oleh DPP wajib dilaksanakan dengan semaksimal mungkin, begitu jawaban tegas bang Ris saat ditanya media ini, Kamis (7/2).

“Kita sebagai kader partai harus tunduk dan patuh setiap kebijakan yang diturukan oleh DPP,” tegasnya.

Dimanapun kita ditempatkan, kita selalu siap menjalankan perintah partai sebaik mungkin, ucap dia.

Dipasar pun bang Ris berdialog dengan warga pedagang di Dapil IV (JB01)

Guna meraup suara di Dapil yang baru, dirinya merubah strategi dan cepat beradaptasi dengan warga, yakni dengan blusukan dari kampung ke kampung hingga ke pasar-pasar.

Selain sebagai anggota legislator di Komisi C DPRD kota Surabaya, dia mengaku masih memangku tanggung jawab sebagai wakil rakyat daerah hingga bulan Agustus 2019 mendatang.

“Saya masih memangku amanah warga Surabaya hingga masa bakti berakhir bulan Agustus mendatang. Oleh karenanya saya wajib mendengar dan menyalurkan aspirasi masyarakat, yang temui pada saat blusukan menyapa warga di Dapil IV,” terang bang Ris.

Lanjut dia, sebagai wakil rakyat saya wajib mendahulukan kepentingan warga Surabaya. “Blusukan inilah cara menampumg aspirasi masyarakat, saat saya temui di lapangan yang nantinya akan saya perjuangan,” tukas pria berkacamata minus ini.

Menurutnya dengan blusukan kita dapat memahami persoalan yang sedangd dihadapi masyarakat secara utuh. “Saat blusukan itu kita dapat berdialog secara langsung dengan warga yang kita temui. Ini cara berinteraksi dengan warga secara nyata,” pungkas.

Selain bertatap muka oangsung dengan warga banyak ilmu dan masukkan yang dapat kita peroleh tentang kehidupan di kota Pahlawan ini, tandas bang Ris, menyudahi wawancara dengan jurnalberita.id

Share this post

No comments

Add yours