34 C
Surabaya

Komisi C Soroti Lambannya Proyek Pembangunan infrastruktur Di Surabaya

JURNALBERITA.ID —  SURABAYA, Komisi C DPRD Surabaya menyoroti, molornya sejumlah proyek pembangunan infrastruktur untuk kepentingan masyarakat.

Anggota Komisi C Sukadar mengatakan, hingga saat ini, seluruh pengerjaan infrastruktur yang diantaranya jalan, dan drainase di Surabaya, masih berjalan sekitar 49,5 persen.

“Saya pesimis pengerjaan tersebut tuntas tahun ini. Efektif kerja sampai menjelang Natal. Sedangkan sekarang sudah pertengahan bulan 9. Padahal infrastruktur ini ditunggu masyarakat. Misalnya pengerjaan yang urgent adalah drainase, karena akan musim hujan,” ujarnya pada Selasa (20/09/2022).

Lebih lanjut politisi PDIP itu mengatakan, seharusnya ada perubahan kebijakan oleh Pemkot Surabaya dalam hal ini Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), berkaitan dengan sistem proyek pengerjaan.

“Komisi C berharap di tahun berikutnya, proses pengerjaan bisa diawali ketika penetapan APBD. Kan sudah tahu angkanya kemudian dikebut. Proses lelang dimulai bulan Mei. Start pengerjaan bulan April sehingga diperkirakan sampai Desember tuntas pengerjaan itu,” imbuh Sukadar.

Sukadar kembali mengatakan, karena lambannya kebijakan, berimbas pada tidak selesainya pengerjaan infrastruktur hingga habis tahun APBD. Sehingga ada Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) yang harus di kembalikan ke Kas Daerah.

“Ini sangat disayangkan, karena pengerjaan tidak maksimal dengan anggaran yang tersedia. Kondisi ini beda dengan sisa anggaran. Misalnya dengan anggaran yang tersedia penggunaannya bisa ditekan, namun progess pengerjaannya sesuai target tahun anggaran. Kalau itu saya angkat topi,” terangnya.

Sukadar menambahkan, akibat lambannya kebijakan, banyak proyek pembangunan infrastruktur dibeberapa wilayah yang tertunda.

“Ada yang menunggu sudah menunggu 3 tahun bahkan ada yang 5 tahun. Saya pesimis pembangunan infrastruktur bisa cepat, kalau tidak ada perubahan kebijakan sistem kebijakan dan tidak ada terobosan,” pungkasnya. (*JB01)

Related Post

John Thamrun: UMKM Perlu Dilindungi & Didukung, Bukan Malah Diancam

JURNALBERITA.ID — SURABAYA, Rapat dengar pendapat (hearing) yang digelar di ruang rapat Komisi B DPRD Surabaya  ditemukan adanya pelaku UMKM yang diduga mendapatkan ancaman...

Latest Post