27 C
Surabaya

Dua Anggota DPRD Surabaya Hadir Sebagai Utusan Pemkot Di Acara Guangzhou International Sister City Development Forum.

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Dua anggota DPRD Kota Surabaya sebagai utusan pemerintah kota (Pemkot) hadir di acara Guangzhou International Sister City Development Forum. Empat orang perwakilanb dari Pemkot itu dua dari unsur DPRD dan dua lagi dari jajaran Pemkot Surabaya. Dua dari unsur DPRD masing-masing adalah Riswanto anggota Komisi C dan Fatkhur Rahman anggota Komisi A.

Sementara dua orang lainnya dari jajaran Pemkot adalah Suprayitno Camat Bulak dan Budi Basuki Kepala Seksi Pengujian Dishub Kota Surabaya. Acara dilaksanakan sejak tanggal 25 – 31 Oktober 2016 di Baiyun International Convex.

Kepada Suarapubliknews.net, Riswanto menceritakan jika kehadirannya di kota Guangzhou-China dalam rangka menghadiri undangan pemerintah China terkait diselenggarakannya Guangzhou International Sister City Development Forum, yang melibatkan seluruh negara sahabat dan sister city.

“Total peserta 32 utusan, dari 16 negara perwakilan seperti dari semua benua, Asia, Eropa, USA, Australia, dan Afrika), Ada dua agenda, yakni Sister City dan Maritime Silk Road, semacam poros maritim jalur sutra,” jelasnya, Jumat (28/10/2016)

Riswanto menjelaskan bahwa materi untuk Sister City membahas soal Human Habit dan Human Environment, sementara untuk Maritime Silk Road mengupas seputar pentingnya pelabuhan.

“Untuk sister city, pembahasan seputar bagaimana membangun peradaban kota yang ramah lingkungan, dan paling cocok untuk Surabaya soal revitalisasi semua sungai, Dan membuka ruang terbuka hijau, Tapi untuk Maritime Silk Road hanya sebagai partsipan, karena pelabuhan di Kota Surabaya kecil dan itupun telah dioperasikan oleh kementrian,” tandasnya.

Sebagai utusan Kota Surabaya-Indonesia, Riswanto sempat mengaku kecewa, karena ketika utusan asal Kota Surabaya mendapatkan giliran untuk mempromosikan pariwisata di forum internasional ini, menurutnya terkesan tidak mempersiapkan diri dengan baik.

“Ini forum internasional, seharusnya dipersiapkan dengan baik, promosi wisata kok hanya dengan pidato lisan, sementara semua utusan dari negara lain menggunakan sarana power point, ini patut disayangkan, karena ini kesempatan juga,” keluhnya. (*JB01)

Related Post

LaNyalla : Anak Muda Harus Persiapkan Diri Songsong Indonesia Emas di Tahun 2045

JURNALBERITA.ID - SIJUNJUNG, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan bahwa generasi muda Indonesia harus mempersiapkan diri dalam menyambut Indonesia Emas di tahun...

Latest Post