Inovasi Tim PKM-K Universitas Negeri Malang Ciptakan Upcyle Busana Dari Limbah tekstil

JURNALBERITA.ID – MALANG, Produk fashion busana berkembang dengan begitu pesat dan dipengaruhi oleh berbagai trend dunia.
Hal ini tentunya menimbulkan masalah tersendiri yaitu banyaknya muncul limbah tekstil pakaian bekas.

Menyikapi hal tersebut maka Tim PKM-K Universitas Negeri Malang menciptakan inovasi Upcyle Busana.
Menurut Ketua Tim,Jovinka Rizky Nayoan,kepada media menyataksn (01/09/2021).

Bermula dari trend fashion di Indonesia tidak pernah ada hentinya berbagai macam model pakaian terus bermunculan seiring berkembangnya industri fashion yang memproduksi berbagai macam model pakaian.
Kreativitas dan inovasi yang tidak ada habisnya dalam menciptakan sebuah produk fashion membuat peminatnya tertarik,hal tersebut menyebabkan menumpuknya pakaian bekas dan limbah tekstil yang dihasilkan.

Tim PKM-K Universitas Negeri Malang hadir dengan inovasi terbaru upcycle busana dan limbah tekstil yang berhasil mendapatkan pendanaan dari ajang Program Kreativitas Mahasiswa yang didanai langsung oleh Kemendikbud Ristek pada tahun 2021, Tim kami beranggotakan mahasiswa Fakultas Teknik UM yang berkolaborasi dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi UM, Mereka adalah Jovinka Rizky Nayoan , Anisa Gema Fitri, dan Cindi Fadilatul Umaroh dari Prodi Pendidikan Tata Busana Serta Dewi Astri Maharani dari Prodi Manajemen dan Farhan dari Prodi Akuntansi yang dibimbing oleh Dr. Agus Hery SI, M.Pd selaku dosen pengempu mata kuliah Penulisan Karya Ilmiah, serta Koorprodi S1 Pendidikan Tata Busana Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang.

Tim PKM-K kami terbentuk dengan upaya awal membantu mengurangi limbah tekstil dengan cara Upcycle yang memiliki tujuan antara lain mengubah barang bekas menjadi barang berguna tanpa melalui proses pengolahan bahan.

Upcycle juga sebagai solusi
memanfaatkan busana yang out of date menjadi pakaian yang up to date dan mengolah pakaian longgar juga sesak menjadi pakaian yang berdaya guna kembali.

Inovasinya guna mengurangi limbah
tekstil dengan menerapkan tiga komponen yaitu upcycle menggunakan bahan utama busana secondhand lalu menerapkan teknik mixed media, yaitu penggabungan dua media yang berbeda seperti busana secondhand dan kain perca kemudian dipadukan dengan lukisan
Topeng Malangan guna mengangkat kearifan Kota Malang

” Produk ini kami beri nama Ciclo.th.
Ciclo.th berasal dari gabungan kata “Ciclo” berasal dari Bahasa Italia yang artinya Upcycle dan “Cloth” berasal dari Bahasa Inggris yang artinya pakaian,Ciclo.th dapat menjadi alternatif untuk mengurangi limbah tekstil dan memanfaatkan busana bekas menjadi produk baru berkualitas selain itu, produk ini juga memiliki desain unik dan limited edition juga memiliki tujuan untuk
mengangkat kearifan lokal Kota Malang dengan memadukan lukisan Topeng Malangan pada produknya.

Produk Ciclo.th dapat dengan mudah ditemukan di platform penjualan online antara lain Shopee , Tokopedia dan Instagram,Kami menjual produk upcycle kemeja, blazer, dan celana,Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau yakni berkisar mulai dari Rp75.000 hingga Rp100.000

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Produk Ciclo.th dapat dilihat melalui akun media sosial yaitu ( Instagram: @Ciclo.th, Tokopedia: Ciclo.th dan juga Shopee: Ciclo.th)” Paparnya
(M1N/JB01)

Share this post

No comments

Add yours