Apresiasi Program Dispendukcapil, Fatkur Dorong Mapping dan Desentralisasi

Faktur Rohmen anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya dari fraksi PKS

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Koordinasi rutin Komisi A dengan Dipendukcapil Kota Surabaya, 16 Agustus 20121, mengangkat tema terkait penguatan layanan publik dengan membuka Layanan Pengaduan Keluhan Publik.

Mengawali paparannya, Kepala Dispendukcapil Surabaya Agus Sonhaji menyampaikan bahwa terobosan Dispendukcapil ini bukan dalam rangka menyaingi Command Centre 112 yang sudah ada di pemerintah Kota Surabaya, namun justru memperkuat dan melengkapi.

“Salah satu indikator keberhasilan pelayanan publik di RPJMD adalah terkait IKM, Indeks Kepuasan Masyarakat. Karenanya, kami kemudian berdiskusi dan dispendukcapil berenca menguatkan channel layanan pengaduan keluhan warga, ini semacam Call Centre”, Jelas Agus Sonhaji.

Menanggapi paparan kadispendukcapil, Fatkur Rohman, anggota komisi A menegaskan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi terobosan ini.

Selain itu Fakur juga mengingatkan kembali apa yang pernah diusulkan sebelumnya, yaitu terkait desentralisasi pelayanan.

Artinya, kata Fatkur, bagaimana pelayanan publik itu semakin lama harus semakin dekat dengan masyarakat.

“Ide ini cukup bagus pak, saya support, namun saya berharap Dispendukcapil bisa koordinasi dengan Diskominfo agar keluhan-keluhan publik ini bisa ter-Mapping dengan baik, tiap pekan, tiap bulan, tri wulan dan seterusnya akan ada analisa pengaduan publik, akan menarik jika ada data 10 item yang sering di keluhkan warga,” kata Fatkur.

Fatkur Rohman, yang juga Wakil Ketua Fraksi PKS Kota Surabaya, juga menekankan bahwa jika didapatkan data 10 item yang sering dikeluhkan warga misalnya, secara berkala dan dianaliasa, maka ini akan menjadi rekomendasi bagi Dispendukcapil dan Pemkot dalam merumuskan prioritas program apa ke depan yang perlu dimunculkan dan dikuatkan sehingga pelayanan publik akan semakin membaik dari waktu ke waktu.

“Saya malah membayangkan Dispendukcapil, dengan bantuan diskominfo, mestinya bisa sinergi juga dengan kecamatan dan kelurahan, bagus kalau Layanan Pengaduan Masyarakat misal Call Centre ini ke depan bisa di level kecamatan dan kelurahan, sehingga mappingpun bisa sangat lokal dan jelas, Keluhan A banyak muncul di kelurahan mana, keluhan B di kelurahan mana, ini bisa menjadi bahan evaluasi terhadap kelurahan tersebut”, jelas Fatkur.

Kesempatan yang lain, Staf dispendukcapil, Reza Santa Pratiwi, menyampaikan terima kasih atas masukan terkait mapping dan perlunya ada analisa berkala terkait keluhan warga.

“Terima kasih pak fatkur, akan kita follow up, ini ide yang bagus. Kita sudah menyusun media pengaduan lewat call centre, media sosial, email dan pengaduan tertulis.Dan kita akan siapkan Service Desk untuk menindaklanjuti seluruh pengaduan, kita akan terus berupaya memperbaiki layanan pak”, jelas Reza. (*JB01)

 

Share this post

No comments

Add yours