27 C
Surabaya

Sengketa Tanah Bumiarjo, Kecamatan Wonokromo Surabaya Dihearingkan Dikomisi A

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya dari fraksi PKS, Fatkur Rahman (*)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Komisi A DPRD Kota Surabaya menggelar rapat dengar pendapat (Hearing) atas sengketa tanah Bumiarjo, Kelurahan Sawunggaling Kecamatan Wonokromo Surabaya antara warga dengan pihak PT KAI. Hearing dilaksanakan secara Daring itu membahas atas aduan warga RW 06 Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.

Disampaikan oleh warga, bahwa daerah Bumiarjo ini memang sudah lama mengajukan sertifikasi ke BPN namun tidak pernah bisa diproses karena ada klaim dari PT KAI bahwa ini adalah aset mereka.

PT KAI sendiri meyakini bahwa mereka memiliki bukti kepemilikan berbais Grondkaart dan sempat mengajukan proses sertifikasi ke BPN. Namun, upaya itu diprotes oleh warga, sehingga pemprosesan sertifikasi itu terhenti. Walaupun ada perdebatan terkait kedudukan atau legalitas dari grondkaart itu sendiri (Pihak Warga tidak mengakui itu sebagai bukti).

BPN sendiri mengaku pernah mendapatkan surat dari warga untuk sertifikasi 86 Bidang namun tidak bisa memproses karena ada klaim dari PT KAI bahwa bidang tersebut overlap dengan yang diakui sebagai aset PT KAI.

Permasalahan ini berlarut-larut dan tidak menemukan solusinya, bahkan Camat Wonokromo, Tomi Ardiyanto menyampaikan, bahwa Kecamatan Wonokromo sampai saat ini tidak memiliki buku tanah dienam kelurahan, termasuk kelurahan Sawunggaling.

LIHAT JUGA CHANNEL JURNALBERITA

“Jika ada warga mengajukan permohonan terkait status tanah untuk keperluan jual beli/sewa yang lain, kami hanya berikan memberikan saran agar mengurus rekomendasi,”ungkap Tomi, Senin (18/01).

Tomi menambahkan, yang pertama diarahkan ke Pemkot dalam hal ini Dinas Pengelolaan Bangunan & Tanah untuk memastikan itu aset Pemkot atau tidak, jika tidak, pihaknya minta rekomendasi ke lembaga terkait apakah kodam, PT KAI atau yang lain.

“Karenanya, kemudian warga mengadu ke DPRD Komisi A berharap ada solusi terkait sengketa ini,” tutur Tomi.

Komisi A pada awalnya berupaya mendorong ada hubungan hukum antara PT KAI dan warga. Apakah dilepas murah atau sistem sewa murah. Namun warga menolak karena tidak mengakui bahwa tanah itu milik PT KAI, mereka meyakini bahwa Grondkaart bukan bukti SAH.

Sedang PT KAI juga tidak diberi wewenang oleh Kementrian BUMN untuk melepas aset. Terjadilah Deadlock, alias upaya musyawarah tidak tercapai. Akhirnya Komisi A mendorong agar Pengacara bisa menempuh jalur hukum atau bisa menemui Ombusman dengan membawa hasil rekap Haearing di komisi A DPRD Kota Surabaya hari ini.

Anggota komisi A DPRD Kota Surabaya, Fatkur Rahman dalam kesempatan hearing tersebut menyampaikan, bahwa  dirinya mengusulkan agar Pemkot Surabaya dalam hal ini bagian hukum, bisa membuat kebijakan (policy) terkait permasalahan sengketa tanah seperti ini.

“Disatu sisi warga ingin kejelasan status sedangkan disisi lain, PT KAI meyakini ini aset mereka dengan hanya bukti kepemilikan Grondkaart (bukan sertifikat), ini penting agar di kemudian hari bisa menjadi acuan dalam penyelesaian sengketa,” ungkap politisi PKS ini.

Fatkur menambahkan, ditempat lain ada kasus serupa, dimana ada suatu wilayah yang di klaim aset PT KAI. Akan tetapi warga memiliki sertifikat, sedang warga sekitarnya tidak bisa mengurus sertifikat.

“Mohon Ini menjadi otokritik bagi BPN, bagaimana mungkin ini terjadi. Yang terakhir, saya berharap PT KAI bisa bijak menyikapi ini, dengan asumsi taruhlah benar ini aset PT KAI, jika pada faktanya lahan ini tidak akan di manfaatkan oleh PT KAI dalam waktu yang akan datang, semoga ada policy yang win win solution mengingat warga sudah menghuni dan merawat lahan ini berpuluh-puluh tahun,” ujar dia.

Namun demikian, kata Fatkur, jika lahan memang masih konflik, ya tentunya harus di selesaikan secara jalur hukum. (JB01)

Related Post

LaNyalla : Anak Muda Harus Persiapkan Diri Songsong Indonesia Emas di Tahun 2045

JURNALBERITA.ID - SIJUNJUNG, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan bahwa generasi muda Indonesia harus mempersiapkan diri dalam menyambut Indonesia Emas di tahun...

Latest Post