Penerimaan BST Tahap Pertama & Kedua Desa Taddan Raib Dan Bermasalah

JURNALBERITA.ID – SAMPANG, Temuan atas bantuan sosial tunai (BST) yang di kucurkan oleh kementrian pusat pada masyarakat terdampak covid-19. Salah satunya di desa Taddan kecamatan Camplong di temukan beberapa KPM berdasarkan data yang ada dan tidak sesuai tiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hanya menerima tahap ke tiga saja.

Salah satu Keluarga Penerima Manfaat, Ilham mengatakan, benar mas, sebagai KPM hanya sebatas menerima tahap tiga saja. “Yang saya tanyakan, tahap pertama dan ke dua lenyap ke mana?,” tanya Ilham, Selasa (28/07).

Jika sesuai data, lanjut Ilham, seharusnya dirinya sebagai KPM menerima penuh atas haknya.

BACA JUGA :

Hal senada juga disampaikan KPM lainnya Fatkur. Dia memaparkan, kalau diringa hanya menerima tahap tiga. “Iya mas, saya juga menerima BST, namun hanya tahap tiga saja, jelasnya.

Untuk itu dirinya mempertanyakan ke mana sisanya? “Yang seharusnya, saya terima dengan utuh, dari tahap pertama sampai tahap tiga,”ungkap Fatkur.

Saat ditemui, salah satu tokoh Desa Taddan, Seniman menjelaskan, bahwa dirinya tidak tahu menahu permasalahan tersebut.

“Saya tidak tau mengenai BST tersebut, karna dalam penerimaannya langsung dari kantor pos bukan dari desa. Silahkan anda tanyakan langsung pada pihak terkait dengan membawa data yang diberikan oleh desa,” terangnya.

Sementara pihak kantor pos tidak tahu apa-apa terkait raibnya embagian BST tahap pertama dan kedua,

Saat konfirmasi, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin Dinsos, M. Nashrun menjelaskan, mungkin bisa jadi tahap pertama dan tahap kedua telah di terima oleh pihak pertama. Yang kemungkinan di tarik atas namanya karena tidak berhak menerima.

“Bisa jadi ada keterlambatan dari pemdes terkait perubahan data, sehingga PKM susulan hanya  menerima tahap ke tiga. Namun tidak usah khawatir, karena kemungkinan besar ada tahap berikutnya,” jelas Nashrun. (W4H/JB01)

Share this post

No comments

Add yours