27 C
Surabaya

Jelang Kurban 1441 H, Bupati Pamekasan Resmikan Bazar Hewan Kurban

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam saat meresmikan bazar hewan kurban (Y4N)

JURNALBERITA.ID – PAMEKASAN, Menjelang perayaan hari raya idul Adha 1441 H hewan kurban mulai banyak diperdagangkan. Salah satunya pembukaan bazar hewan kurban itu oleh Bupati Pamekasan, Badrut Tamam di Desa Samatan, Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa timur.

Dalam sambutannya, Badrut Tamam menyampaikan, kegiatan bazar hewan kurban nantinya bisa mendorong ekonomi dari desa, dengan harapan para peternak lain dapat terinspirasi.

“Dengan makanan khusus nantinya akan menjadikan ternak di kabupaten Pamekasan berkualitas tinggi dan harga jual akan turut melonjak naik,” papar Badrut, Rabu (22/07) dilokasi bazar.

Sementara, politisi Partai Persatuan Pembangungan (PPP) yang juga penasehat DOKAPI, Halili Yasin merasa sangat senang dengan di adakannya bazar hewan kurban yang di laksanakan oleh DOKAPI.

BACA JUGA :

“Ini merupakan suatu terobosan baru di kabupaten Pamekasan. Ada beberapa keuntungan dari bazar hewan kurban, yang pertama dilaksanakan dalam rangka untuk mempromosikan peternak-peternak sapi yang selama ini di Pamekasan masih kurang mendapatkan perhatian. Utamanya, bagaimana cara merawat sapi dengan benar sehingga nilai ekonominya sangat besar kepada masyarakat,” terangnya.

Halili menambahkan, banyak jenis sapi yang diperdagangkan dalam bazar kali ini. Ada sapi Madura, ada jenis Madrasin, ada yang Limusin dengan tingkatan harga yang bervariatif.

“Alhamdullillah dengan DOKAPI ini, Bupati mengapresiasi, bahkan Dinas Peternakan diminta agar betul-betul memberikan pendampingan pada para peternak. Terutama yang tergabung dalam DOKAPI ini,” ujar  Halili.

Oleh karena itu, sambung dia, diharapkan kepada teman-teman yang punya keseriusan untuk mengembangkan usaha sapi itu bisa berkoordinasi dengan UPT yang ada.

“Saya di DOKAPI sebagai penasehat, kenapa? karena saya memang punya ketertarikan untuk mengembangkan ternak sapi. Karena selama ini, ternak sapi itu kurang mendapatkan perhatian dan minat dari masyarakat,” kata Halili.

Kedepan peternak sapi itu bukan lagi sebagai peternak, akan tetapi sebagai pengusaha sapi. Sebab nilai jual sapi terus mengalami peningkatan sepanjang tahun, imbuhnya.

Lain kesempatan, Kepala desa (Kades) Samatan Moh Tamyis yang mewakili ketua panitia dalam acara tersebut mengatakan, ada 13 kelompok yang mengikuti acara Bazar Hewan kurban kali ini.

“Ada kelompok kandang 99, H Rizki, Merah Putih, Sameran, Gro,om, Pakong, Unira, Luxson, pak Latief. Pamoroh, MDMH Pademawu, pak Jhon. Dan kelompok Galis, untuk Hewan Sapi 52 ekor sedang kambing ada 103 ekor,” tutupnya. (Y4N/JB01)

Related Post

LaNyalla : Anak Muda Harus Persiapkan Diri Songsong Indonesia Emas di Tahun 2045

JURNALBERITA.ID - SIJUNJUNG, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan bahwa generasi muda Indonesia harus mempersiapkan diri dalam menyambut Indonesia Emas di tahun...

Latest Post