Budi Leksono Semangati Pasien Reaktif Covid-19 di Tempat Karantina Mandiri

Sekretaris Komisi A DPRD kota Surabaya, Budi Leksono saat menmberikan swmangat bagi pasien reaktif Covid-19 ditempat isolasi mandiri salah satu hotel di Surabaya (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Pemerintah kota (Pemkot melakukan karantina mandiri bagi pasien dalam pemantauan (PDP) yang statusnya reaktif Covid-19. Karantina mandiri yang dipusatkan disalah satu hotel dikawasan Jl Bangka Kel. Gubeng, Kec. gubeng Surabaya ini mendapat perhatian Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Budi Leksono.

Bersama tim Buleks, Budi Leksono yang kerab disapa cak Bulek ini terus memberikan motivasi buat mereka (PDP) yang tertampung di hotel tersebut. Tidak hanya itu, Cak Bulek juga membawakan meraka permakanan, dan berbagai vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh mereka.

Budi Leksono bantu permakanan dan vitamin buat pasien reaktif covid-19 yang dikarantina mandiri disalah satu hotel di Surabaya (JB01)

Cak Bulek menyampaikan, upaya memberikan semangat pada pasien reaktif Covid-19 sangatlah penting agar mereka menghadapi wabah corona virus disease 2019 atau Covid-19 tidak sendirian. Tapi masih ada pihak keluarga, kerabat yang terus memberikan semangat hidup untuk sembuh dari Covid-19.

BACA JUGA : 

“Motivasi buat mereka sangat dibutuhkan, kita tunjukkan pada mereka bahwa keluarga masih peduli terhadap penderitaan yang mereka alami saat ini,” ucap cak Bulek, Minggu (17/05) ditemui diarea hotel, Jl. Bangka, Surabaya.

Upaya yang dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya dalam penanganan penyebaran Covid-19 ini sudah maksimal. Langkah pemkot patut diapresiasi, walau sampai saat ini upayah itu masih terus dilakukan pemerintah kota Surabaya guna melawan Covid-19 cepat tuntas, tuturnya.

Budi Leksono saat memberikan motivasi bagi pasien reaktif Covid-19 yang sedang diisolasi mandiri di salah satu hotel dikawasan Gubeng Surabaya (JB01)

“Upaya karantina atau isolasi mandiri yang dilakukan Pemkot, saya rasa sudah optimal. Oleh karenanya, saya menghimbau pada seluruh elemen masyarakat untuk tidak saling menyalahkan. Bijaksanalah dalam bertindak dan berpikir, mari kita bersama-sama saling bergotong-royong menuntaskan bencana wabah virus Corona ini,” himbau cak Bulek.

Selain memberikan bantuan permakanan bagi pasien reaktif Covid-19 dan berbagai vitamin dibagikan sama mereka, Cak Bulek berharap dan menyemangati agar pasien reaktif ini tidak patah semangat dan terus melawan Covid-19. Sehingga mereka kembali bisa berkumpul dengan keluarga dan bisa kembali beraktifitas.

“Saya berharap dan terus memberikan mereka semangat untuk tidah patah semangat dan terus lawan Covid-19. Kepercayaan diri mereka juga merupakan salah satu faktor untuk meningkatkan imunitas mereka. Sehingga mereka bisa bangkit dan sembuh dari Covid-19.” ujar dia.

Humas salah satu hotel yang dipakai sebagai penampungan isolasi mandiri pasien reaktif Covid-19 di Surabaya, Iwan Setiawan (JB01)

Sementara, Kepala bagian Hubungan Masyarakat (Humas) hotel di kawasan Gubeng ini, Iwan Setiawan menerangkan, bersama pemerintah kota Surabaya, pihak managemen hotel bertekad untuk membantu Pemkot dalam menangani Covid-19.

“Atas permintaan Pemkot Surabaya, hotel kami dipaik untuk pemusatan isolasi mandiri bagi warga PDP yang statusnya reaktif Covid-19. Namun mereka masih dalam pemantauan dan diisolasi mandiri di hotel, menunggu hasil swab laboratorium,” jelas Iwan.

Pria berkacamata minus ini juga menerangkan, ada sekitar 100 pasien tengah menjalani isolasi mandiri di hotelnya dari 150 kamar yang disiapkan pihak manegemen hotel untuk menampung pasien berstatus reaktif Covid-19 belum positif Covid-19 karena masih nunggu hasil swab. Hotel ini hanya khusus menampung pasien reaktif Covid-19 dan tidak menerima tamu reguler. Sedang tamu reguler terpisah dengan tempat isolasi mandiri, tamu reguler khusus diterima di hotel sebelah dan masih satu managemen.

“Iya kami menyediakan 150 kamar untuk menampung pasien dan satu kamar ditempati untuk satu orang. Sekarang sudah terisi 100 pasien dengan status reaktif Covid-19 dan belum dinyatakan positif trinfeksi Covid-19. Kondisi mereka saat ini sambil menunggu hasil swab laboratorium, apakah mereka positif atau tidak,” terang Iwan.

Oleh karena itu, pihak hotel telah menyediakan fasilitas untuk kebutuhan mereka. salah satunya disetiap pojok ruangan disediakan air mineral galon. Sehingga mereka tidak kekurangan air minum mineral saat butuh minum, ujar Iwan.

“Bersama pemerintah kota Surabaya pihak managemen bertekat bantu dalam penanganan penyebaran Covid-19. Diharapkan pendemi Covid-19 ini bisa cepat teratasi,” harapannya. (JB01)

Share this post

No comments

Add yours