Imbas Covid-19 Stock Darah Menipis, Wakil Walikota Surabaya Turut Donor Darah

Wakil Wali kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana saat donor darah di PMI Surabaya (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Isu Global tentang virus Corona berdampak serius disegala sector, termasuk ketersediaan stok kontong darah yang mulai menipis di Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya. Upaya mencari pendonor darah pun dilakukan. Termasuk sedikit berlawanan dengan himbauan pemerintah untuk tetap dirumah. Atas kesdiaan kantong darah yang menipis itu,

Wakil walikota Surabaya turut prihatin dengan kondisi ini. Untuk memenuhi kebutuhan ketersediaan kantong darah di PMI Surabaya, dirinya turut melakukan donor darah.

Kepala PMI Surabaya, Hj.dr.Budi Arifah menyatakan, keberadaan stok darah di masa pandemic covid-19 ini sudah mulai menurun 70%. Padahal, dalam setiap harinya PMI Surabaya membutuhkan sekitar seribu kantong darah dalam penanganan pasien di rumah sakit.

’’Sementara kebutuhan darah terus meningkat. Kami harus menjemput bola untuk mengantisipiasi hal ini,’’ katanya disela-sela mendampingi Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana, mendonorkan darah, Kamis (02/04) di kantor PMI Surabaya, jalan Embong Ploso, Surabaya.

Budi Arifah membenarkan jika petugas pencari donor darah, harus ‘keluar kandang’ dan berlawanan dengan himbauan pemerintah. ’’Namun tetap SOP dan keamanan petugas kita bekali,’’ imbuh dia.

Petugas yang berada di armada bus donor darah, dikatakan pejabat berjilbab ini membekali petugas PMI dengan APD maupun hand sanitizer.

Begitu juga dengan masyarakat yang mendonorkan darahnya. ’’Kita juga lakukan social distance dengan petugas saat pengambilan darah. Jangan sampai ingin berbuat kemanusiaan malah tertular. Ini yang kita hindari,’’ terang Budi Arifah.

PMI Surabaya juga tetap menyediakan armada bus donor darah yang biasa berjaga di sekitaran taman Bungkul. Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan TNI dan Kepolisian dalam proses perijinan lokasi.

Wakil Wali kota Surabaya,Whisnu Sakti Buana usai donor darah di PMI Surabaya (JB01)

Terpisah, Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana tetap menyerukan agar warganya menjaga kesehatan.

Sebelumnya pejabat yang akrab disapa WS ini juga mendengar pihak PMI Surabaya mengalami kekurangan stok darah.

“Saya tergerak hari ini untuk donor karena kemanusiaan. Apalagi penanganan corona juga membutuhkan perhatian dari sisi kebutuhan darah,” ungkapnya.

Ia menyatakan kondisi pandemi tetap memperhatikan sisi kemanusiaan, untuk kebutuhan darah. Gerakan gotong royong sangat diperlukan dalam kondisi tersebut. Untuk itu dia, menyerukan pada seluruh kader PDI Perjuangan agar bantu ketersedian stok darah.

“Kita tetap bergotong royong untuk kemanusiaan. Ini saya juga sampaikan kepada seluruh kader dan partai untuk melakukan kegiatan donor darah,” katanya seusai ditemui pasca donor darah. (*JB01)

 

Share this post

No comments

Add yours