Pengusaha Reklame Kometmen Bantu KPU Sosialisasi Penyelenggaran Pilkada Surabaya 2020

Ketua Komisi A DPRD Surabaya dari fraksi partai Golkar, Pertiwi Ayu Krishna (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Sejumlah pengusaha periklanan di Surabaya menyatakan kesiapannya untuk membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU Surabaya), untuk memberikan space iklan guna mensosialisasikan Pilwali Kota Surabaya.

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Pertiwi Ayu Krishna menambahkan, P3I diminta untuk dapat bersinergi dengan KPU, dengan tujuan mensukseskan Pilwali Kota Surabaya ini.

“Kami dorong para pengusaha reklame di Surabaya, agar membantu KPU dalam sosialisasi Pilwali Surabaya.”ungkapnya

Usai hearing dengan Komisi A DPRD Kota Surabaya membahas kesuksesan Pilwali Surabaya.

Sekjen Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Jawa Timur (Jatim), Agus Winoto mengatakan, ada usulan dari Komisi A agar pengusaha reklame membantu KPU, dalam memberikan ruang iklan untuk sosialisasi Pilwali Surabaya.

“Kami siap membantu KPU, dalam memasang iklan sosialisasi Pilwali Surabaya.”ujarnya.

Ia menambahkan, pada prinsipnya P3I Jatim setuju bersinergi dengan KPU, dalam rangka mensukseskan Pilwali Kota Surabaya, terutama soal iklan atau bilboard Pilwali Surabaya, agar masyarakat lebih paham kapan Pilwali diselenggarakan, serta mengerti bagaimana proses pemilihannya.

Terpenting, terang Agus, iklan sosialisasi KPU bisa tidak sampai ke publik, sehingga masyarakat antusias mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS), ini yang penting bagi kami di pengusaha periklanan.

“Jangan sampai iklan sosialisasi tidak mengena di masyarakat, sehingga angka golput tetap ada.”tegasnya.

Agus Winoto kembali mengatakan, P3I siap saja memberikan space iklan sosialisasi Pilwali oleh KPU, hanya saja siapa yang membiayai produksi dan pemasangan iklan tersebut, ini harus diperjelas.

Padahal, kata Agus, semua biaya produksi reklame saat ini melonjak nya sudah sangat signifikan. Intinya, P3I Jatim setuju saja membantu KPU, tapi siapa yang membiayai.

Saat ditanya ada anggota Komisi A agar iklan sosialisasi KPU menggunakan videotron, tidak lagi reklame konvensional, Ia mengatakan, justru reklame konvensional lebih mengena, dibanding videotron. Karena, isi konten iklan di reklame konvensional sifatnya tetap, tidak berubah-ubah.

Sementara Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Pertiwi Ayu Krishna menambahkan, P3I diminta untuk dapat bersinergi dengan KPU, dengan tujuan mensukseskan Pilwali Kota Surabaya ini.

“Kami dorong para pengusaha reklame di Surabaya, agar membantu KPU dalam sosialisasi Pilwali Surabaya,”ungkapnya.(*JB01)

Share this post

No comments

Add yours