Lecehkan Cucu Sang Proklamator & Ponakan Ketua Umum PDIP, Begini Tanggapan Saleh Ismail Mukadar

Politisi senior PDIP yang juga mantan Ketua DPC PDIP kota Surabaya, Saleh Ismail Mukadar (JB01)

JURNALBERITA.ID – SUARABAYA, Politisi senior PDI Perjuangan yang juga mantan ketua DPC PDI Perjuangan kota Surabaya, Saleh Ismail Mukadar dalam ocehannya di salah satu group media social Facebook ‘FORKOM BANTENG SURABAYA’ mendapat reaksi keras dari kalangan kader internal PDI Perjuangan kota Surabaya. Ocehan Saleh itu dianggap kurang pantas dan kurang etis sebagai kader PDI Perjuangan  dan  berpotensi  menimbulkan konflik horizontal di akar rumut simpatisan dan dikalangan kader PDI Perjuangan kota Surabaya.

Menaggapi hal tersebut ditemui media ini dikalangan Pakuwon City, Surabaya, Saleh menegaskan, bahwa apa yang dituliskan di Facebook itu untuk membakar semangat teman-teman yang ada di group internal PDIP.

“Tidak ada tendensi apapun, yang saya tulis di group Facebook  internal PDIP hanya untuk menyemangati teman-teman kader,” ucap Saleh, Selasa (04/04) saat dimintai tanggaannya dikawasan Pakuwon City, Keputih Surabaya.

Lanjut Saleh, diskusi yang dibangun bersama teman-teman kader internal di group itu semata-mata hanya sebuah diskusi ringan saja, tidak ada maksud apapun.

Namun, sangat disayangkan pernyataan Saleh sebagai politisi senior PDI Perjuangan sangat tidak pantas dan kurang etis, sehngga sempat memanas penghuni group internal PDIP tersebut.

Salah satu kutipan ocehan Saleh Ismail Mukadar pada akun Saleh Ismail Mukadar dalam group Facebook Forkom Banteng Surabaya yang sempat mencuat dipublik, “Coba jujur sampean2 dukung siapa bila rekom jatuh ke Machfud Arifin atau MBK Puti ?? Machfud Arifin punya banyak duit untuk kerja kebawah sedangkan mbak Puti kita harus keluar duit, tenaga dan pikiran untuk bekerja karena beliau gak punya duit,” celotehan tulisan Saleh Ismail Mukadar yang dikutip media ini dari group Facebook internal PDI Perjuangan ‘Forkom Banteng Surabaya’ yang sempat mencuat kepublik.

Salah satu anggota group Forkom Banteng Surabaya, Tri Widayanto mengecam keras pernyataan Saleh tersebut, “Maaf bung Kami Banteng, bukan Celeng…..Kami militanis, bukan Oportunis, You Just take the MONEY, to help  with You….!!!

inilah screnshot group facebook Forkom Banteng Surabaya yang sempat mencuat di publik (*)

Saleh Ismail Mukadar saat ditemui para awak media dikawasan Pakuwon City itu sedang bersama dengan dua anggota DPRD Kota Surabaya, Baktiono sebagai ketua Komisi C dan Abdul Ghoni Mukhlis anggota Komisi C serta pemilik Café Dasoe, Singky Soewadji. (JB01)

Share this post

No comments

Add yours