Dukung Eri Cahyadi, Diduga Gerakan Massa Diupah Rp 50 ribu

Inilah massa pendukung Eri Cahyadi yang diduga mendapat bayaran Rp 50 ribu (*/JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Warga yang mengklaim pendukung Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi memberikan support penuh. Itu terlihat di halaman kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya, Senin (17/02).

Jumlahnya sekitar seratus orang yang didominasi ibu rumah tangga. Dengan mengatas namakan relawan Eri Cahyadi mereka ini juga patut diduga adalah relawan bayaran yang mendapatkan uang.

SM salah seorang pendemo mengaku adalah seorang kader jumantik (juru pemantau jentik) dari daerah Simo Mulyo. “Saya diajak di sini untuk mendatangi calonnya pak Eri. Calon wali kota,” ujarnya.

Dia menjelaskan diajak oleh temannya yang juga seorang ibu rumah tangga. “Bu Lucky kader jumantik ya posyandu,” bebernya.

Ditanya mendapat apa dari demo dengan polos dia menjawab dapat kaos dan uang saku Rp 50 ribu. “Sudah itu saja,” imbuhnya.

Pendemo lain dengan inisial MA juga mengaku serupa. Dia diajak para temannya yang merupakan kader lingkungan atau fasilitator kelurahan di tempatnya untuk melakukan demo di Kantor Bawaslu. “Ada grup WA-nya,” terang dia

Setelah sekitar satu jam menjalani pemeriksaan Eri kemudian keluar dari ruangan. Dia sempat memberikan keterangan pada awak media.

“Hari ini pada intinya ditanya yang pertama terkait banner. Pada intinya saya tidak pernah tahu, selalu saya katakan tidak pernah tahu,” ujarnya.

Namun sebelum pergi Eri sempat dikonfirmasi ulang mengenai uang yang diberikan kepada para pendemo. Dia tidak mengelak namun mengaku tidak tahu akan hal itu. “Tanyain saja mereka. Tanyain uangnya dari mana, siapa yang kasih. Pegang saja,” ujarnya dengan nada agak kesal.

Eri Cahyadi dipanggil terkait dengan dugaan pelanggaran kode etik ASN dan ketidak netralannya dia dalam politik jelang pilwali Surabaya.

Dia mendapat panggilan itu karena adanya deklarasi yang menyatakan dia sebagai calon wali kota serta baliho maupun spanduk gambarnya yang bertebaran di mana-mana saat ini sebagai calon wali kota.

Kehadiran ASN yang disebut-sebut kesayangan Walikota Surabaya Tri Rismaharini ini didampingi Kabag Hukum Pemkot Surabaya Ira Turtisilowati dan Kepala Diskominfo M. Fikser. (*/JB01)

Share this post

No comments

Add yours