Reses Laila Mufidah, Minta Pemkot Menambah Armada Mobil Ambulance Dan CCTV Disetiap Perkampungan

Wakil ketua DPRD kota Surabaya, Laila Mufidah saat melakukan kegiatan reses di wilayah Tenggilis Mejoyo Surabaya (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Serap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah diwilayah Tenggilis Mejoyo,Surabaya banyak menampung berbagai problem perkampungan ditengah-tengah Perkotaan yang sudah maju. Pada kesempatan itu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mesosialisasi program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada masyarakat.

Kegiatan reses yang digelar di gedung Balai RW 06, Kelurahan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, pengurus kampung dan tokoh agama, kader, anggota serta pengurus DPC PKB Surabaya.

Laila Mufidah menyampaikan, ada beberapa usulan yang disampaikan warga di wilayah Kelurahan Tenggilis Mejoyo Surabaya. Salah satunya terkait sisi keamanan di kampung-kampung. Hal ini dinilai penting sebagai langkah untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan.

Warga kelurahan Tenggilis Mejoyo saat menyampaikan aspirasinya pada reses Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah (JB01)

“Pertama masalah keamanan, keamanan perkampungan memang perlu menjadi prioritas. Hal ini untuk mengantisipasi tidak pidana kejahatan,” terangnya.

Oleh karenanya, setiap perkampungan nanti perlu dilengkapi dengan CCTV. “Nanti kita dorong Pemkot agar di kampung-kampung dilengkapi CCTV (closed circuit television) untuk keamanan,” kata Laila, Rabu malam (05/02).

Menurutnya, kejahatan tidak hanya terjadi di tengah kota. Di perkampung pun bisa saja terjadi tindak kejahatan. Karena itu, pihaknya akan meminta Pemkot untuk melengkapi wilayah perkampungan dengan CCTV. “Program ini harus diperhatikan dari sisi keamanan diperkampungan,” ujarnya.

Di samping itu, Laila menyebut, ada beberapa poin lain yang menjadi perhatiannya dalam usulan warga. Salah satunya perihal pengurukan makam, perbaikan jalan, hingga penyediaan layanan mobil ambulance.

Dirinya mengakui, jika armada mobil ambulance yang dimiliki Pemkot Surabaya jumlahnya terbatas. Sehingga, ketika ada permintaan ambulance oleh masyarakat harus bergantian untuk mendapatkan layanan tersebut.

Makanya, ke depan pihaknya ingin agar Pemkot Surabaya menambah armada mobil ambulance.

“Kita ingin pelayanan di mobil ambulance itu bisa lebih baik lagi. Nah, makanya ini nanti kita dorong agar supaya diperbanyak lagi untuk ambulance, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik,” tukas Laila. (JB01)

Share this post

No comments

Add yours