Sekretaris Fraksi PKB Kritisi Perubahan Nama Jalan

Sekretaris fraksi PKB DPRD kota Surabaya, Badrul Tamam (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Perubahan Nama Jalan di Surabaya masih menunggu kepastian progres jalur luar lingkar barat (JLLB) yang akan diberi nama Jalan Bung Tomo. Sekretaris fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Badrul Tamam mempertanyakan perubahan nama jalan di Surabaya seberapa urgent ?

Menurutnya, sah-sah saja jalan tersebut JLLB diberi nama Jalan Bung Tomo, namun yang menjadi persoalan nantinya di data penduduk saat sudah berubah nama, mengingat baru sebagian ruas jalan di JLLB yang sudah jadi.

“Ya kalau semisal kita sepakati namanya, kemudian kita tidak mengetahui ternyata ada sebagian tanah yang belum dibebaskan, terus bagaimana, justru jadinya malah ribet nantinya,”kata Badrul.

Badrul Tamam juga menegaskan bahwa pansus secapatnya akan memanggil Dinas PU untuk segera memberikan pernyataan terkait dengan progress pembangunan JLLB.

“ Yang Kami kwartir kan justru ada kepentingan-kepentingan pengusaha yang masuk di Surabaya,” ungkapnya.

Sementara itu, sambung dia, pihak Pansus akan memanggil Dinas PU untuk mengetahui progress pembangunan JLLB, sehingga kita tahu nanti jawabannya, dan bisa memberikan kepastian.

Pansus perubahan nama jalan yang bertugas hingga pertengahan Februari tersebut mendesak Pemkot Surabaya untuk menyiapkan langkah kongkrit terkait perubahan kependudukan misal KTP, sertifikat tanah dan sebagainya yang berhubungan data penting penduduk, perlu untuk dimatangkan dengan baik.

“Pemkot juga harus clear di internalnya sebelum kita memutuskan nama jalan tersebut,”terangnya.

Sementara pansus belum mendapatkan penjelasan Pemkot Surabaya terkait pemilihan nama Kencana untuk menggantikan Jalan Bung Tomo yang berada di daerah Ngagel, Surabaya, beber politisi PKB ini.

“Kalau alasan nama Kencana, kita belum tahu. cuma yang saya tahu, dulu kan namanya Jalan Kencana. Saya lupa tahunnya, kalau gak salah, sebelum Bung Tomo wafat, dan dimakamkan di Ngagel itu. Itu namanya Kencana. Dulu itu namanya Jalan Kencana,”ungkapnya.

Namun, lanjut Badrul, untuk menghargai kepahlawanan Bung Tomo dan Surabaya ini sebagai penyandang kota pahlawan, maka Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan memberikan nama Pahlawan di JLLB.

“Kan selama ini jalan Bung Tomo itu jaraknya pendek, lah untuk menghargai Bung Tomo, Ibu Risma ingin nama Bung Tomo itu ditempatkan di JLLB ruasnya sangat panjang, “pungkasnya. (JB01)

Share this post

No comments

Add yours