Pansus Raperda Retribusi Aset Kekayaan Daerah Maksimalkan Retribusi Mall Dan Hotel

Ketua Pansus Raperda Retribusi Aset Kekayaan Daerah, Mahfudz (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Retribusi Aset Kekayaan Daerah DPRD Kota Surabaya membahas soal retribusi Mall dan hotel yang masih berdiri di lahan Pemkot Surabaya.

Ketua Pansus Raperda Retribusi Aset Kekayaan Daerah Mahfudz menjelaskan, saat ini Pansus tengah meminta data-data keberadaan mall maupun hotel ke Dinas Tanah dan Bangunan Kota Surabaya. “Berapa jumlah mall dan hotel yang menempati lahan Pemkot Surabaya,” ucap dia, Senin (6/1) usai memimpin rapat pansus.

Masuk pada hearing ketiga dengan Pemkot Surabaya, Pansus Retribusi Aset Kekayaan Daerah membahas terkait data jumlah mall maupun hotel yang berdiri di lahan Pemkot Surabaya, papar politisi PKB ini.

Mahfudz menegaskan, untuk mengetahui seberapa besar potensi pendapatan retribusi dari mall, hotel, dan apartemen yang berdiri di lahan Pemkot. Oleh karenanya Pansus terlebih dahulu akan melihat sudah berapa lama perjanjian kontrak nya dengan Pemkot, kontrak tersebut juga apa berlaku di Perda sebelum di revisi, dan bagaimana kepatuhan mereka (mall, hotel, dan apartemen) dalam membayar retribusi ke Pemkot Surabaya.

“Sembari menunggu data yang kami minta maka pembahasan kita skorsing pada Rabu (8/1),” kata Mahfudz.

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya ini juga menyampaikan, Pansus tidak akan bisa mengontrol pendapatan retribusi dari aset kekayaan daerah Kota Surabaya.  Jika data yang disajikan itu kurang lengkap.

“Bagaimana Pansus bisa mengontrol jika Pemkot Surabaya belum memberikan data-data lengkap, padahal kami di dewan sebagai lembaga kontroling dari kinerja eksekutif,” tukas dia (JB01)

Share this post

No comments

Add yours