Komisi B Berharap Pasar Tunjungan Dapat Kembali Beroperasi

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Komisi B DPRD Surabaya melakukan sidak ke Pasar Tunjungan sebelum memanggil pihak terkait seperti Plt Dirut PD Pasar Surya dan Kabag Perekonomian Pemkot Surabaya dengan melakukan hearing, Kamis (28/11). Hal ini dilakukan untuk mengurai masalah Pasar Tidak Tunjungan yang rencananya mau di revitalisasi, akan tetapi hingga saat ini tak kunjung di lakukan.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno berharap agar pengelolaan Pasar Tunjungan ini harus dikelola dengan baik dan bisa difungsikan sebagaimana mestinya. Ia mengatakan, akan mengundang kembali pihak-pihak terkait ini untuk menjelaskan bagaimana tata kelola yang dilakukan selama ini. “Karena tadi tidak sesuai harapan mereka (pihak PD Pasar) belum bisa menjelaskan,” tuturnya.

Politisi PDIP ini menyarankan, agar PD Pasar Surya seharusnya melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kota Surabaya maupun DPRD  agar diketahui apa yang menjadi masalah selama ini. Menurutnya yang terpenting adalah revitaslisasi Pasar Tunjungan.

Direktur Pembinaan Pedagang M Taufiqurrohman saat memberikan keterangan di ruang rapat Komisi B saat hearing (JB01)

“Sebenarnya cukup mudah, kalau semua fasilitasi ini digunakan dengan baik maka akan berjalan dengan baik pula,” jelasnya.

Penyewa stan ini jangan hanya wajib membayar sewa namun tidak mendapatkan fasilitas yang layak, imbuh Anas.

Lanjut dia, kalau PD Pasar Surya tidak mampu mengelola bisa diserahkan kepada pihak ketiga. “Harapan saya PD Pasar Surya sudah harus ada direkturnya yang berfungsi sebagi decision maker,” ujarnya.

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Pemkot Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengaku kaget ada iuran parkir. Seharusnya parkir dan sebagainya itu harus melalui mekanisme lelang. “Kalau untuk retribusi, PD Pasar Surya harus memberikan pelayanan terbaik kepada pemilik stan Pasar Tunjungan,” katanya.

Agus menolak Pemkot Surabaya dianggap tidak mengetahui ada parkir maupun retribusi yang berjalan selama ini. Menurutnya selama ini dikerjakan oleh PD Pasar Surya. “Dan pendapatan PD Pasar Surya ini kan dilaporkan secara global. Setelah dirinci, parkir ini ada kerjasama dengan pihak swasta. Kedepan akan kita lelang parkir ini,” tegasnya.

Saat ditanya terkait perbaikan Pasar Tunjungan hal tersebut tergantung PD Pasar Surya. Karena selama ini keuangan mereka tidak memungkinkan untuk dilakukan perbaikan secara masif. “Kita tahu sendiri ada beberapa tanggungan yang harus diselesaikan PD Pasar Surya,” katanya.

Sementara Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Surya M Taufiqurrahman mengatakan terkait parkir ini dulunya merupakan investasi yang tidak berjangka waktu. Namun kemudian ada perubahan dengan sistem jangka waktu, lahan parkir tersebut menjadi sewa kontrak. “Tapi dengan orang yang sudah berinvestasi dengan kita terlebih dulu. Jadi yang sekarang terjadi khusus yang eksisting bukan pembukaan lahan parkir baru, kita hanya menaikkan kontrak dengan hasil sweeping kita. Pendapatan tersebut masuk ke PD Pasar Surya,” jelasnya.

Taufiq mengatakan secara pendapatan Pasar Tunjungan didapat dari iklan dan parkir selain retribusi. Untuk perbaikan ia mengaku masih melihat pendapatan keuangan pasar tersebut. “Tapi kita juga melihat prioritas keamanannya. Meskipun misalnya pasar ini defisit tapi keamanannya harus dilakukan perbaikan maka harus diprioritaskan,” pungkasnya. (JB01)

Share this post

No comments

Add yours