Banner Risma – Eri Bertebaran Dibeberapa Titik, Eri Nyangkal

Wakil Ketua fraksi PKB DPRD Surabaya, Mahfudz (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Bertebaranya banner Walikota Surabaya Tri Rismaharini – Eri Cahyadi Kepala Bappeko dibeberapa titik di Surabaya menjadi perbincangan hangat diakar rumput maupun legislatif. Banner dengan ukuran 2 x 4 meter itu bertuliskan “Kampung Berdaya, Warga Berjaya”. Kita gak tahu persis makna tersurat dalam Banner tersebut. Apakah memang sebuah ajakan melalui program pemberdayaan perkampungan atau sebagai cek sound jelang Pilkada kota Surabaya.

Kenapa Banner terpasang hanya di 3 titik di Surabaya barat, yakni depan kelurahan Lidah Wetan, Lidah Kulon dan Kelurahan Bangkingan. Harusnya kalau untuk persiapan Pilkada Surabaya 2020 mendatang, Banner itu tersebar di seluruh kawasan strategis disudut-sudut kota.

Mungkin juga hanya sebagai program pemberdayaan perkampungan supaya lebih berdaya sehingga berdampak pada kejayaan warganya.

Banner Walikota Surabaya Tri Rismaharini bersama Kepala Bappeko, Eri Cahyadi dibeberapa titik di Surabaya barat (JB01)

Seperti direalese oleh media online rajawarta.com, Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi justru membantah dan ada kaitan dirinya dengan pemasangan Banner tersebut. Bahkan pria yang digadang-gadang akan menggantikan kepemimpinan Tri Rismaharini ini mengecek langsung kelapangan terkait pemasangan Banner itu.

“Kuwi apa niat yang pasang. Gak ada mas. Jenengan cek disana. Jenengan cek mas ada nggak,” tegas Eri.

Sementara menanggapi pemasangan Banner itu, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mahfudz menegaskan, itu salah satu untuk mengenalkan Eri dikalangan masyarakat Surabaya. “Kalau melihat konten isinya buat seruan pemberdayaan perkampungan dipasang lewat media Banner. Harusnya cukup pengenalan melalui kelurahan-kelurahan,” terangnya.

Mahfudz menambahkan, jelas pesan yang tersirat dalam Banner itu mau menunjukkan bahwa Eri adalah anak kadernya Risma yang akan menggantikan kepemimpinan nya saat Pilkada Surabaya 2020 nanti.

“Yang saya tangkap, baik secara pesan politik yang mau disampaikan pada warga Surabaya adalah mengenalkan Eri yang dibungkus dengan program pemberdayaan perkampungan,” tutur politisi berdarah Madura ini, Rabu (13/11) ditemui di ruangan fraksi PKB.

Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya ini menjelaskan, ada pesan yang mendalam saat banner itu terpasang yaitu, untuk melegitimasi bahwa Eri adalah anak kesayangannya Risma.

“Kesuksesan program kerja dicanangkan itu adalah keberhasilan Walikota dan Wakil walikota Surabaya bukanya Kepala Bappeko, foto yang ditampilkan harusnya Tri Rismaharini berdampingan dengan Whisnu Sakti Buana bukannya Eri Cahyadi,” tukas Ketua Garda Bangsa kota Surabaya. (JB01)

Share this post

No comments

Add yours