Ketua Komisi B DPRD Mendorong Peningkatan APBD Kota Surabaya

Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Hj Lutfiyah (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Komisi B DPRD yang membidangi perekonomian terus mendorong kenaikan rancangan APBD kota Surabaya tahun 2020. Namun, menurut ketua Komisi B, Lutfiyah menegaskan, agar pemerintah kota Surabaya untuk tidak menaikkan retribusi maupun pajak untuk mencapai kenaikan APBD Surabaya itu.

“Ya, Pemkot harus secara proaktif untuk mencari sumber-sumber pendapatan yang lain diluar tarikan retribusi dan pajak yang bisa membebani masyarakat,” tegas Lutfiyah, diruang komisi B DPRD Surabaya, Senin (7/10).

Masih banyak potensi yang perlu digali sumber alam yang bisa menghasilkan pendapatan untuk PAD, misalnya dengan meningkatkan sumber pariwisata yang dimiliki oleh kota Surabaya sebagai destinasi wisata yang akan dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun manca negara, papar dia.

Lutfiyah juga menyebut agar sumber-sumber pendapatan diluar retribusi dan pajak dimaksimalkan ketimbang menaikan retribusi dan pajak yang bisa memicu permasalahan yang ada dalam masyarakat nantinya. “Pemkot perlu memberdayakan sumber daya alam wisata yang membuat orang penasaran untuk mengunjunginya,” urai Lutfiyah.

Pendapatan yang lain lanjut Lutfiyah, bisa dengan memaksimalkan retribusi dan pajak dengan system online. hal ini untuk menekan angka kebocoran PAD, karena dengan system online itu semua dapat terkontrol pemasukannya.

“Pemkot harus berani membuat perubahan semua pendapatan dengan system online. Ini yang akan memaksimalkan PAD kota Surabaya,” urai dia.

Politisi partai Gerindra ini juga mengatakan, Surabaya ada wisata relegi dan wisata kota Pahlawan yang perlu mendapatkan perhatian khusus Pemkot Surabaya. Sehingga mampu menyumbangkan PAD yang besar bagi APBD Surabaya, pungkas Lutfiyah. (JB01)

Share this post

No comments

Add yours