Diantar Berbagai Elemen Masyarakat, Anugrah Ariyadi Kembalikan Formulir Pendaftaran Bacawawali Kota Surabaya

Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya bidang pemenangan pemilu, Wimbo Ernanto saat menerima pengembalian formulir bakal calon Wakil Walikota Surabaya dari Anugrah Ariyadi (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Pengembalian formulir  pendaftaran  bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya hari terakhir, Sabtu (14/9) hingga jam 24.00 WIB. Dihari terakhir pengembalian tepat jam 15.30 WIB, Anugrah Ariyadi bersama rombongan yang mengantarkan ke kantor DPC PDIP Surabaya, jalan Setail.

Diantar oleh berbagai elemen masyarakat, Paguyuban yang dibentuk Anugrah Ariyadi turut serta mengembalikan ke kantor DPC berangkat dari  rumahnya jalan Gubemg Jaya gang Langgar, Surabaya. Kedatangan Anugrah Ariyadi diterima sejumlah pengurus DPC PDIP kota Surabaya.

Titik kumpul di rumah Anugrah Ariyadi jalan Gubeng Jaya gang Langgar, Surabaya diantar oleh berbagai elemen masyarakat dan Paguyuban bentukan Anugrah Ariyadi (JB01)

Dalam paparannya, Anugrah Ariyadi mengatakan, bahwa dirinya bersyukur tidak direkom oleh DPP PDIP untuk nyaleg pada Pileg 2019 yang lalu.

“Saya bersyukur tidak mendapat rekom DPP PDIP pada pileg 2019 kemaren. Seandainya saya jadi lagi sebagai anggota legislatif DPRD kota Surabaya, maka tidak mungiin saya bisa daftar sebagai calon Wakil Walikota Surabaya,” ungkap Anugrah.

Pria yang berlatar belakang advokat ini melanjutkan, ini adalah hikmah dibalik rekom yang tidak turun pada saya pada pileg kemaren, sambung dia.

“Saya juga bersyukur DPC PDIP kota Surabaya tidak menjadikan saya sebagai pengurus DPC. Coba kalau saya jadi pengurus, jika saya mendaftarkan diri sebagai calon Wakil Walikota Surabaya tentu ribet dan harus minta pesetujuan ketua DPC dulu. Inilah sebuah hikmah yang bisa dipetik dari semua rencana Allah SWT,” kata Anugrah.

Semoga ini menjadi hikmah yang telah diturunkan Allah SWT untuk bisa mendapat rekom DPP sebagai calon Wakil Walikota Surabaya, imhuhnya.

“Sebagai kader partai saya harus menjalani mekanisme yang berlaku di partai yang membesarkan nama saya,” ucap dia.

Tentunya, sebagai kader partai kami akan bekerja sesuai mekanisme partai dan mematuhi aturan partai. “Siapapun yang mendapat rekom DPP sebagai calon Walikota & Wakil Walikota, maka kita wajib memenangkannya,” tegas Anugrah.

Oleh karena itu, petugas partai tetap menjunjung tinggi aturan partai utamanya dalam Pilkada Surabaya 2020 nanti. “Secara pribadi saya siap maju lahir dan batin, jika nanti DPP merekom saya sebagai calon Wakil Walikota Surabaya, siapapun calon Walikota nya,” ucap Anugrah, disambut simpatisan dan elemen masyrakat yang memgantarkan dirinya ke DPC PDIP Surabaya.

Kodal utama mencalonkan sebagai calon Wakil Walikota Surabaya itu adalah modal suara dan modal material. “Modal utamanya adalah modal suara dan popularitas calon, dan modal material sebagai peluruh menghadapi Pilkada nanti. Oleh karena itu saya sudah mempersiapkan semaunya,” tukas Anugrah.

Sementara, salah satu pengurus DPC PDIP Surabaya yang diwakili Anas Karno menyampaikan, terimakasih kami ucapkan kepada rombongan bapak Anugrah Ariyadi di kanyor DPC PDIP Surabaya.

“Hari ini kami menerima pengembalian formulir pandaftaran calon Wakil Walikota Surabaya dari pak Anugrah. Secara administratif kami terima, nanti kami akan verifikasi dan validasi kelengkapan persyaratannya,” tutur Anas.

Kalau pun nanti masih ada kekurangan yang perlu dilengkapi, biar nanti kelengkapan kekurangannya itu langsung ke DPD PDIP Jatim, tukas Anas. (JB01)

 

 

Share this post

No comments

Add yours