Anggota Dewan Dapat Gaji Penuh Walau Belum Bekerja

Pelantikan 50 Anggota DPRD kota Surabaya pada 24 Agustus 2019 yang lalu lewat rapat Paripurna istimewa (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Baru saja dilantik sebagai anggota dewanpada 24 Agustus 2019 yang lalu, 50 anggota legislator kota Surabaya ini akan menerima gaji pertama pada awal bulan depan. Infonya, mereka langsung menerima gaji secara utuh senilai Rp53 juta.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, jumlah uang negara untuk gaji anggota dewan adalah untuk uang representasi Rp 1.575.000, tunjangan jabatan Rp 2.283.750, tunjangan perumahan Rp 24.000.000, tunjangan komunikasi intensif Rp 14.700.000, tunjangan transportasi Rp 9.900.000, tunjangan keluarga Rp 220.500, tunjangan beras Rp 289.680 dan uang paket Rp 157.500. Dengan adanya rincian itu, total dana yang dikeluarkan dari APBD kora Surabaya untuk anggota DPRD Surabaya senilai Rp 53.125.680.

Pengamat Politik Komunikasi FISIP Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, D. Jupriono mengatakan, sebagai wakil rakyat seharusnya mereka memiliki sikap kepekaan sosial, utamanya saat menerima gaji. Karena mereka belum bekerja secara penuh selama sebulan.

Namun secara umum, lanjut dia, ada dua sorotan yang perlu dicermati. Pertama terkait administrasi, kedua keadilan dan moral sosial. Secara administratif, anggota dewan tetap menerima gaji penuh walau baru dilantik belum genap satu bulan.

“Ini tidak menyalahi aturan. Gaji dikalkulasi dalam hitungan peredaran bulan/tanggal. Bukan soal jumlah hari (30 hari). Jadi biar dilantik tanggal 20 Juli, misalnya, begitu tanggal 1 Agustus, ya harus dihitung sebagai 1 bulan penuh,” jelas dia.

Dewan harus bekerja. Jangan nganggur, juga harus efisien dan efektif dalam penetapan anggaran, termasuk anggaran rapat. Jangan sampai bikin rakyat sakit hati, pesannya. (REA/JB01)

Share this post

No comments

Add yours