Anggota Komisi C DPRD Surabaya Merasa Tertipu Dan Kecewa Dengan Traveloka

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Asrhi Yuanita Haqie merasa kecewa dan tertipu oleh Traveloka (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Anggota legislator DPRD Kota Surabaya, Asrhi Yuanita Haqie merasa dirinya telah tertipu oleh pihak penyedia jasa perjalanan berbasis aplikasi online Traveloka. Pasalnya saat dirinya akan mengikuti acara kongres ke V PDI Perjuangan  yang dilaksanakan di Sanur Beach Bali pada, Sabtu (8/8).

Asrhi mengaku jika dirinya telah mendapatkan pelayanan yang kurang memgenakkan. “Saya melakukan pembokingan Villa di De Gun Reverside Villa, Bali dengan kide booking nomor 508430060 cek in tanggal 8 Agustus 2019,” tututr Asrhi pada media ini.

Setelah kami lanjut Asrhi, sampai di Bali pada pagi hari dihari dan tanggal tersebut kami berusah untul melakukan cek in. Namun pernyataan yang mengejutkan kami bahwa pihak Hotel menyatakan “Maaf Kami sudah tidak lagi bekerjasama dengan pihak Traveloka,” papar petugas hotel pada kami.

Jelas kami merasa kecewa dengan apa yang kami dapatkan ditempat hotel kami tujuh saat itu. Akhirnya kami pun oleh pihak Hotel Support, Heris dipindahkan ke hotel Hitam Putih. Disana pun pelayanan yang kami terima juga sangat mengecewakan kami. “Saya ini membawa anak-anak kecil. Dari pagi hingga sore hari jam 18.00 WIT baru bisa cek in. Itupun saya sendiri yang melakukan cek in ke hotel tanpa melalui pihak Traveloka,” politisi PDIP ini.

Sedang pihak Traveloka sudah lepas tanggung jawab pada kami. “Ini sangat merugikan kami sebagai kustomer. Tidak hanya kerugian matrrial namun kami juga merasa rugi non material. Karena dari pagi hingga sore hari baru dapat tempat penginapan tanpa Traveloka,” tukas dia.

Oleh karenanya kami minta refund atas uang yang sudah kami transferkan ke Traveloka. Akan tetapi dari pihak Traveloka menjawab bahwa refund akan di transferkan dua sampai lima hari, imbuhnya.

“Seandainya kustomer yang tidak memiliki dana lebih maka akan tertelantarkan yang disebabkan oleh pihak Traveloka. Saya menghimbau pada Traveloka untuk profesional dalam menjalankan bisnis berbasis Online,” ucap Asrhi.

Kami merasa sangat kecewa dan tertipu oleh pihak Traveloka. Untuk itu kami akan melaporkan ini pada pihak Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia (LPKI), pungkasnya. (JB01)

Share this post

No comments

Add yours