Baktiono : Whisnu Pasti Mendapat Mandat Khusus DPP PDIP

Sekretaris DPC PDIP kota Surabaya terpilih  periode 2019-2024 hasil putusan DPP, Baktiono (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Hingga kini posisi Whisnu Sakti Buana masih belum jelas Paska keputusan DPP PDI Perjuangan kota Surabaya yang menetapkan Adi Sutarwiyono sebagai ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya periode 2019 – 2024. Belum tahu posisi persis Wakil Walikota Surabaya itu akan berlabuh. Posisinya akan ditentukan hasil kongres yang akan digelar pada bulan Agusntus nanti di Bali.

Kabarnya Whisnu Sakti Buana atau yang lebih dikenal dengan panggilan WS itu akan mendapat tugas Khusus dari DPP.

Sektretaris DPC PDIP Surabaya, Baktiono menegaskan, bahwa Wakil Walikota Surabaya itu akan diberi tugas khusus oleh DPP PDIP.

“Saya yakin mas Whisnu diberikan mandat khusus dari DPP, ” papar Baktiono anggota Komisi B DPRD Surabaya ini, Sabtu (20/7).

Namun Baktiono tidak tahu secara rinci tugas khusus DPP yang akan diberikan  pada Wakil Walikota Surabaya tersebut.

“Terkait tugas khusus DPP PDI Perjuangan itu, saya tidak tahu secara pasti apa yang akan dimandatkan oleh DPP,” tegasnya.

Apa tugas khusus itu rekom WS maju sebagai calon Walikota Surabaya di Pilwali 2020 nanti,  Baktiono tidak bisa memastikan karena kewenangan memberi tugas khusus bagi kader PDIP itu merupakan keputusan DPP, sambung dia.

“Bisa saja ditugaskan maju dalam kontestasi Pilwali Kota Surabaya. Bisa juga maju sebagai kepala daerah lainnya di Jawa Timur,” ujar Baktiono.

Sekali lagi Baktiono tidak berani memastikan sebesar apa peluang WS untuk mendapatkan tugas khusus sebagai kepala daerah, pertanyaan nakal awak media pada Baktiono.

“Semua penugasan dari pusat, karena DPP dan DPD mempunyai penilaian sendiri, kita semua tidak tahu, ” urainya.

Untuk itu, legislator lima periode ini mengajak semua kader PDIP untuk bekerja keras untuk mempertahankan semua yang sudah diraih di Pilpres dan Pileg beberapa waktu lalu.

“Bagaimana nanti PDI Perjuangan sebagai pemenang pemilu dan tidak sampai lepas untuk jabatan-jabatan di eksekutif. Kita akan berusaha bahwa jabatan dieksekutif dan legislatif bisa masih di tangan PDIP,” tukas Baktiono (JB01)

Share this post

No comments

Add yours