Whisnu Sakti Buana Terganjal Keputusan DPP PDI Perjuangan Pimpin DPC PDIP Surabaya

Whisnu Sakti Buana mantan Ketua DPC PDI Perjuanagan Kota Surabaya, periode 2014-2019 (*/JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Hasil Konfrensi Cabang yang diselenggarakan di Empire Palace jalan Blauran, Surabaya, Minggu (7/7) menunjuk Adi Sutarwiyono sebagai ketua DPC PDI Perjuanagan kota Surabaya. Sebelumnya jabatan ketua DPC PDIP Surabaya dijabat Whisnu Sakti Buana yang mendapatkan dukungan 31 PAC se Surabaya. Nama Whisnu tidak mampu melenggang mulus walau mendapat dukungan mutlak, melawan keputusan yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Saat dimintai keterangan atas penunjukan Adi Sutarwiyono alias Awi, Whisnu mengatakan, pertama kami ucapkan selamat atas penunjukan langsung oleh DPP pada Saudara Adi Sutarwiyono menjadi Ketua DPC PDIP kota Surabaya.

“Saya ucapkan selamat atas terpilihnya Awi menjadi Ketua DPC PDIP Surabaya. Selamat menjalankan tugas partai,” ucap Whisnu pada madia ini, Minggu (7/7).

Lanjut dia, ini adalah keputusan DPP menunjuk Awi. Sebagai petugas partai kami harus menerima keputusan DPP.

“Kita harus hormati keputusan DPP. Saya sebagai petugas partai harus tunduk pada putusan partai,” terangnya.

Sementara saat ditanya soal pencalonnnya di Pilkada Surabaya 2020, WS mengatakan, ya kita serahkan pada Ketua DPC terpilih. “Nanti itu akan diusulkan oleh Ketua DPC PDIP Surabaya yang baru,” tegas Whisnu.

Whisnu menambahkan, semua kita serahkan pada hasil rapat internal DPC setelah ada hasil penunjukan ketua DPC yang baru. “Ya kita ikuti mekanisme partai saja,” pungkasnya. (JB01)

 

Share this post

No comments

Add yours