Komisi A DPRD Surabaya Akan Undang Komisioner KPU Surabaya Terpilih Terkait Pengajuan Anggaran Rp 85 Miliar

Adi Sutarwiyono, Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya (*/JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Komisi A DPRD Kota Surabaya akan segera mengundang KPU Kota Surabaya, dengan semua komisioner terpilih yang baru terkait pengajuan anggaran Pilkada Surabaya yang disusun.

“Kami ingin berkenalan dengan para komisioner, selain juga membahas pilkada Kota Surabaya tahun 2020, tahun depan,” jelas Wakil Ketua Komisi A, Adi Sutarwijono, Jumat (14/6)

Menurut Adi, hari ini, pihaknya telah membaca melalui media massa , bahwa KPU Kota Surabaya telah menyusun anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp 85 Miliar.

“Kami tentu akan membahas detail penganggaran itu, bersama Pemkot Surabaya. Kami ingin memastikan dari sisi anggaran, Pilkada Kota Surabaya tahun depan berjalan lancar,” kata Politisi PDIP

Ia menyebut, forum pembahasan untuk anggaran Pilkada 2020 akan dilakukan dalam Perubahan APBD 2019 dan penyusunan APBD murni tahun 2020.

“Semoga KPU Kota Surabaya dapat bekerja dengan baik, professional dan netral, untuk menyelenggarakan Pilkada 2020.” Pungkasnya.

Sementara Komisioner KPU terpilih Nur Syamsi menyampaikan, anggaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya yang akan digelar pada September 2020 diperkirakan mencapai Rp 85 miliar atau mengalami kenaikan 13 miliar dari anggaran Pilkada 2015 sebesar Rp 72 miliar.

Nur Syamsi Komisioner KPU Surabaya terpilih periode 2019 – 2024 (*/JB01)

“Rp 85 miliar itu masih pengajuan, belum dibahas dan disinkronisasi denga Pemkot Surabaya,” kata Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi kepada Antara di Surabaya.

Menurutnya, Surabaya termasuk salah satu kota yang akan menyelenggarakan pilkada serentak pada 2020. Untuk itu, lanjut dia, KPU Surabaya selaku penyelenggara akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, terutama dengan pihak Pemkot Surabaya terkait dengan anggaran.

“Karena anggaran pemilihan dianggarkan melalui APBD Surabaya, maka kami akan berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya,” katanya.

Koordinasi tentang penganggaran menurutnya memang harus dilakukan satu tahun sebelumnya. Hal ini karena penganggaran yang mengikuti APBD harus diajukan satu tahun sebelum pelaksanaan. KPU Surabaya telah melakukan penganggaran sejak awal Juni 2019.

“Proses pengajuannya, angka yang kita ajukan Rp85 miliar, terserah nanti bagaimana kemudian koordinasi lebih lanjut antara KPU dengan Pemkot Surabaya,” katanya.

Untuk pemilihan ketua KPU Surabaya yang baru, menurutnya akan dilakukan secepatnya dengan berkoordinasi dengan lima komisioner KPU Surabaya. Hal ini bertujuan untuk semakin memudahkan KPU dalam tugasnya menjalankan Pilkada Surabaya nantinya.

“Lebih cepat lebih baik memang, karena tahapan kan sedang berjalan, tidak bisa menunggu lagi,” papar Nur Syamsi. (ANT/IDR/JB01)

Share this post

No comments

Add yours