Tim BPD Jatim Prabowo – Sandi Tuding Kecurangan Pelaksanaan Pemilu 2019

Tim BPD Jawa Timur & BPP Prabowo – Sandi saat menggelar jumpa pers terkait tudingan kecurangan pelaksanaan Pemilu 2019 (foto : JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Badan Pemenangan Daerah (PBD) Jawa Timur Prabowo – Sandi menuding pelaksanaan Pemilu 2019 terlaksana dengan banyak temuan kecurangan yang dilakukan secara terstuktur, sistematis dan masif

Pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu 2019 merupakan pelaksanaan pemilu terburuk sepanjang  sejarah pada resim pemerintahan sekarang. Demikian diungkapkan ketua BPD Jawa Timur Prabowo – Sandi, Supriyatno saat menggelar jumpa pers di gedung Museum Graha Asranawa, jalan Gayung Sari, Surabaya.

Tudingan kecurangan pelaksanaan pemilu 2019, BPD Jawa Timur maupun BPN Prabowo – Sandi itu berdasarkan data real count C1 yang mereka kantongi.

“Dari seluruh Provinsi yang ada, paslon 02 memenangkan 62 persen dari 22 provinsi,” tegas Supriyatno, Kamis (25/4).

Bukti real count C1 yang kami kantongi tidak sama dengan rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU. Misalnya di Surabaya sendiri terjadi penggelembingan suara perhitungan, ada pula kotak suara C1 yang dibawah oleh petugas KPPS dan pemilih yang hanya membawah KTP tanpa membawah formulir A1 ataupun A5 diberikan surat suara yang sama dengan dengan pemilih yang terdaftar pada DPT, paparnya.

Selain itu lanjut dia, dari awal mulai daftar nama DPT yang tidak singkron dengan data real pengguna hak suara.

“Berbagai mode penambahan yang signifikan terjadi begitu masif diseluruh daerah tersebar di kabupaten / kota di Jawa Timur,” terangnya.

Khusus di kota Surabaya, sambung dia, antara lain seperti penggelembungan suara paslon atau caleg tertentu yang dilakukan dengan mengubah C1 ditingkat kecamatan.

“Bahkan di TPS – TPS tidak memiliki daftar Hadir Pemilih , DPT ganda dan terkloning guna memberikan peluang bagi masyarakat yang ingin terciptanya demokrasi dan Pemilu yang jujur ​​& adil saat ini,” ungkap Supriyatbo.

Dengan ada kecurangan pelaksaan pemilu 2019 ini, kata dia, kami BPP dan BPD Prabowo-Sandi Jawa Timur, membuka Posko Pengaduan Kecurangan Pemilu 2019 ditingkat Kota/Kabupaten seluruh Jawa Timur.

“Posko pengaduan kecurangan Pemilu 2019 di Surabaya beralamat di komplek Graha Asranawa, jalan Gayung Sari Timur nomor 35 Surabaya dan juga di 38 Kabupaten – Kota yang tersebar diseluruh Jawa Timur,” ujarnya.

Oleh karena itu, sejalan dengan Surat Rekomendasi Bawaslu tanggal 21 April 2019 tentang Rekapitulasi perhitungan ulang di PPK dan Penghitungan Suara ulang untuk TPS se-kota Surabaya, ucap Supriyatno.

Kami menghimbau pada masyarakat luar pendukung, relawan dan jajaran pengurus Badan Pemenangan Daerah seluruh Jawa Timur untuk melaporkan bemtuk-bentuk kecurangan pada pelaksanaan Pemilu tahun ini ke Posko-posko pengaduan, himbaunya.

Serta jika ada temuan kecurangan, baik dari masyarakat maupun tim internal kami, untuk itu kami BPP Prabowo Sandi Jawa Timur.

“Untuk itu, kami meminta Komisi Pemihan Umum Daerah Provinsi Jawa Timur untuk membahas dan menggunakan Rekomendasi menunjukkan profesionalisme dan kinerja sesuai dengan UU Pemilu,” pungkas Supriyatno.

Lebih dari seribu pengacara yang bergabung dengan  Tim Advokasi BPN Pravowo – Sandi guna menuntaskan bentuk kecurangan Pemilu 2019, imbuhnya. (JB01)

Share this post

No comments

Add yours