Perda KTR Masih Nunggu Perwali

Ketua Pansus Perda KTR DPRD Kota Surabaya, Junaedi (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Surabaya masih menunggu peraturan wali (Perwali) kota Surabaya. Perda ini telah diparipurnakan dalam rapat Paripurna tentang Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok DPRD Kota Surabaya beberpa waktu yang lalu.

Diharapkan Perda ini dapat diberlakukan sebelum enam bulan kedepan,  Dan pihak pemerintah provinsi Jawa Timur juga sepakat perwali bisa diterbitkan dalam batas paling lambat enam bulan Wali Kota Surabaya menerbitkan perwalinya, ungkap Ketua Pansus revisi Raperda KTR DPRD Kota Surabaya, Junaedi pada wartawan, Senin (8/4).

“Mengacu pada Perda itu batas waktu penerbitan Perwali enam bulan kedepan setelah diparipurnakan, yang dituangkan dalam pasal 16 Perda ini,” paparnya.

Lebih lanjut Wakil Ketua Komisi D ini mengatakan, pemkot masih menunggu rekomendasi dari Dinas Kesehatan. “Intinya sudah ada kesepakatan antara Pansus dengan pihak Pemkot bahwa penerbitan perwali disepakati dalam batas waktu enam bulan,” urai Junaedi

Kami kira Perda ini sudah tahap final, jadi tinggal nunggu Perwalinya saja baru bisa diterapkan, sambung Junaedi.

Oleh karenanya kami mendorong Pemkot untuk segera menervitkan perwali supaya Perda ini dapat diterapkan. Didalam Perda ini kita masukkan batas waktu penerbitan Perwali di pasal 16, yakni penentuan batas waktu penerbitan perwali selama enam bulan, paparnya.

Karena perwali itu merupakan juklis dalam implementasi oleh Dinas Kesehatan, maka Pemkot harus menerbitkan perwali sebagai payung hukum penerapan Perda KTR, tegas Junaedi.

“Seperti pengalaman pada Perda parkir dimana penerbitan perwalinya lebih dari delapan bulan,” tukas politisi partai Demokrat ini. (*/JB01)

Share this post

No comments

Add yours