Dugaan Korupsi Jasmas, Agus Tjong Seret Enam Anggota DPRD Kota Surabaya

Agus Setiawan Tjong terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Jasmas DPRD Kota Surabaya (JB01)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Terdakwa tunggal dugaan perkara korupsi Jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) tahun 2016, Agus Setiawan Tjong (AST), bakal menyeret beberapa anggota DPRD kota Surabaya yang disinyalir terlibat. Atas kasus korupsi tersebut, disinyalir potensi kerugian negara sebesar Rp 5 miliar.

Dikonfirmasi, Kasie Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya, Lingga Nurie mengatakan, bahwa tersangka baru dalam kasus tersebut akan kita tetapkan pada saat sidang pembuktian terdakwa AST.”Proses persidangan masih agenda dakwaan,  terkait hal itu nanti diagenda saat pembuktian,” ujar Lingga, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp nya.

Terkait  adanya pengakuan terdakwa di pengadilan, terdakwa mengatakan, bahwa ada anggota dewan yang menerima komisi sebesar 15 %, Lingga menyampaikan, agar melihat proses persidangan saja. “Kita  lihat saja nanti di persidangan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, menurut surat dakwaan JPU sementara ini enam anggota legislatif DPRD Kota Surabaya itu masih sebagai saksi, diantaranya saksi Ratih Retnowati (Demokrat), saksi Darmawan alias Aden (Gerindra) keduanya merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya. Atas dasar dakwaan JPU, yang terlebih dahulu mendatangi terdakwa AST, untuk menawarkan pekerjaan proyek dana hibah tersebut. Terdakwa lalu menyanggupi tawaran pekerjaan dari dua Wakil Ketua DPRD tersebut. Pihak terdakwa akan mengkoordinir khususnya pengadaan barang dan jasa.

Sesuai surat dakwaan tersebut, terdakwa Agus Setiawan Tjong menemui empat anggota DPRD lainya yakni Binti Rochmah (Golkar), Syaiful Aidy(PAN), Dini Rijanti (Demokrat) dan Sugito (Hanura) guna meyakinkan keempatnya, bahwa terdakwa yang akan mengerjakan proyek Jasmas itu.

Keenam anggota DPRD Surabaya itu disebutkan Agus telah menerima fee sebesar 15 persen.

“Sedang besaran dana aspirasi para anggota DPRD Surabaya yakni, Darmawan Rp 3 miliar, Ratih Renowati Rp 3 miliar, Binti Rochma Rp 2 miliar, Saiful Aydi Rp 2 miliar, Dini Rijanti Rp 2 miliar, Sugito Rp 2 miliar. ” jelas JPU M Fadhil. (RMOL/JB01)

 

Share this post

No comments

Add yours