Binti Rochmah Sapa Warga Dapil 3 Surabaya Dengan Program Pemberdayaan Perempuan

Binti Rochmah,SE,MM anggota Komisi B DPRD kota Surabaya, Bendahara fraksi Golkar DPRD Surabaya dan juga sebagai ketua KPPG DPD 2 partai Golkar Surabaya, Caleg DPRD Surabaya nomor 2 Dapil 3 (foto : dok)

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Pemilihan calon legislatif kurang beberapa bulan lagi. Para caleg saling berlomba-lomba untuk merebut hati pemilih apa tanggal 17 April 2019 mendatang. Waktu yang sangat pendek ini, digunakan secara maksimal untuk menarik simpati konsituen.

Begitu juga yang tengah dilakukan oleh anggota Komisi B DPRD kota Surabaya pada Pileg DPRD tahun ini. Terdaftar kembali sebagai calon legislatif DPRD kota Surabaya dari fraksi partai Golongan Karya (Golkar), Binti Rochmah menyapa para konstituennya di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang meliputi wilayah Kecamatan Bulak, Gunung Anyar, Mulyorejo, Rungkut, Sukolilo, Tenggilis Mejoyo, Wonocolo.

Bukti konkret Binti Rochmah sebagai ketua KPPG DPD 2 partai Golkar kota Surabaya saat menerima tongkat estafet kepemimpinan dari ketua DPD 2 partai Golkar Surabaya, Blegur Prihandjono

Menurutnya, kaum perempuan harus mampu menunjukan eksistensinya pada masyarakat luas, bahwa kaum perempuan mampu berkarya dan berprestasi yang disejajarknan dengan kaum Adam.

“Inilah yang terus saya gagas agar kaum Hawa tidak terbelakang dan mampu serta cakap dalam berprestasi dalam segala hal,” ujar Binti pada media ini, Senin (11/2).

Oleh karenanya kata Binti, setiap saya menyapa konsituen di Dapil 3, saya terus mengajak agar mereka kaum perempuan di Dapil 3 tidak tinggal diam di rumah. Namun secara bersama-sama untuk melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti kerajinan, ikut diklat kecantikan, ini sebagai bekal mereka.

Diklat kecantikan sebagai wujud pemberdayaan perempuan yang dilakukan Binti Rochmah dalam upaya pemberdayaan kaum perempuan kota Surabaya

“Saya juga mendatangkan tutor untuk kursus singkat diklat kecantikan dan menghias,” beber nya.

Hal ini  dilakukan agar kaum perempuan memiliki keahlian dam keterampilan yang bisa diterapkan dalam kehidupan mereka dilingkungannya. “Ya setelah mendapatkan keterampilan kan bisa buka salon rias dan sebagainya,” papar politisi Golkar ini.

Binti juga menyinggung agar kaum perempuan bisa mandiri. Tidak hanya berpangku pada pendapatan suami. Alangkah baiknya, ujar dia, kalau bisa kaum perempuan dapat membantu beban suami dalam mencari nafkah untuk keluarga.

“Saya mengajak mereka untuk mandiri. Tidak hanya bergantung pada kepala keluarga. Diharapkan, agar mereka bisa mandiri,” terang Binti.

Wanita yang lulus Sarjana Ekonomi (SE) dan melanjutkan ke jenjang pendidikan Master Management (MM) ini, juga sebagai ketua KPPG DPD 2 kota Surabaya terus memperkenalkan pada para warga di Dapil 3 tentang pemberdayaan kaum perempuan dalam era digital ini. Berbagai kegiatan yang melibatkan tutorial sebagai bekal keterampilan yang diberikan dalam memperkenalkan program kerjanya yaitu pemberdayaan perempuan warga kota Surabaya.

Anggota legislatif DPRD kota Surabaya sebagai caleg incumbent ini juga menegaskan, “Selaku ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) saya memiliki tantangan tersendiri untuk memajukan kaum perempuan untuk dapat berkiprah dalam Segal hal,” tukas bendahara Fraksi partai Golkar kota Surabaya ini. (JB01)

Share this post

No comments

Add yours