Whisnu : Bayi Kalau Lahir Prematur Kurang Baik

Wakil wali kota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang diusulkan DPC PDIP Surabaya sebagai calon Wali Kota Surabaya 2020

JURNALBERITA.ID – SURABAYA, Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana usai memimpin rapat internal PDI Perjuangan di ruang rapat fraksi PDIP DPRD Surabaya menegaskan, terlalu prematur jika kita membahas Pilwali saat ini.

Menurutnya ibarat bayi yang dilahirkan dengan cara prematur akan kurang baik. “Saat ini kami berkonsentrasi untuk memenangkan Pilres dan Pemilu 2019,” ujar Whisnu, Senin (29/10).

Hembusan isu politik dibeberapa media itu hal yang biasa. Bagi PDI Perjuangan sendiri fokus untuk Pemilu dan Pilpres 2019 nanti. “DPC PDI Perjuangan belum mekikirkan masalah Pilwali 2020. Itu masih jauh, belum terpikirkan,” ungkap dia.

Putra Ir Soetjipto (alm) ini juga mengatakan, jika dalam kontestasi Pemilu dan Pilres kita menang, tentu DPC PDI Perjuangan akan membahas langkah selanjutnya. “Kami lebih konsentrasi pada pemenangan Pemilu dan mengawal pemenangan suara Pilres untuk pak Jokowi dua periode,” paparnya.

Terkait bermuculan nama-nama Pilwali, Whisnu mengatakan, itu terlalu dini untuk kita bicarakan sekarang. Hal yang paling penting saat ini kita lakukan untuk memenangkan Pemilu dan suara kursi kita di DPRD Kota Surabaya bertambah.

“Insyaallah suara kita di DPRD Surabaya bertambah. Untuk itu kita selalu konsolidasikan dengan pengurus partai di DPC hingga anak ranting dengan target kursi PDI Perjuangan di DPRD Surabaya bertambah,” pungkasnya. (Has)

Share this post

No comments

Add yours