Diduga PT Multi Razulka Sakti Kurangi Volume Proyek Pelebaran Jalan

Salah satu pekerjaan pelebaran jalan Suropati yang diduga tidak sesuai spesifikasi (foto : mad)

JURNALBERITA.ID – MALANG, Proyek pelebaran jalan Suropati kota Malang yang dianggarkan Rp 3,7 miliar melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Malang patut diduga adanya pengurangan volume proyek yang dikerjakan pihak kontraktor PT Multi Razulka Sakti, Pasuruan.

Pasalnya proyek pelebaran jalan utama menuju kota wisata Batu itu, pengerjaannya dimulai sejak awal Agustus 2018 itu dengan lebar 6 meter dan panjang 1500 meter tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi.

PT Mulia Razulka Sakti Pasuruan tersebut memenangkan tender proyek melalui proses lelang dengan nilai Rp 2,835 miliar dengan dana anggaran HPS senilai Rp 3,628 miliar

Hasil penelusuran lapangan dari pekerjaan yang masih belum selesai itu diduga ada beberapa pengurangan volume priyek. Proyek pekerjaan jalan tersebut dilebarkan masing-masing kiri dan kanan sepanjang satu meter. Namun, fakta lapangan ada yang masih kurang dari satu meter bahkan ada yang ukuran lebarnya 75 cm.

“Ada yang sesuai ukurannya, ada yang hanya 75 sampai 85 cm, dari total ruas Jalan Suropati selebar 6 meter sepanjang 1500 meter,” akuh salah satu pelaksana dilapangan ditemui awak media, Rabu (03/10).

Menurutnya, pekerjaan tersebut sudah sesuai kontrak pekerjaan. Namun dari hasil pantauan, menunjukkan Redymix yang seharusnya K 350 dan dasar alas bagian bawah diberi urugan pasir, setelah di kroscek ukuran kurang dari spesifikasi yang ditetapkan. Yang seharusnya ukuran tebal cor beton 30 cm, akan tetapi hasil di lapangan banyak yang kurang volume pekerjaanya.

“Ada yang 25 cm ukurannya, ada juga yang 27 cm. Dasar bawah ada yang di urug dan ada yang tidak, tapi yang penting pekerjaan saya sudah sesuai kontrak,”ungkap dia.

Sementara itu adanya dugaan pengurangan volume pada pelebaran jalan tersebut, Alfi Nurhidayat saat ditemui di Kantor selaku Kabid PU Binamarga mengatakan, itu adalah kebijakan pengguna anggaran dalam hal ini yang memberikan komentar kepala Dinas.

“Terkait dalam pekerjaan pelebaran jalan untuk itu, silahkan saja langsung menemui bapak Kadis PU, itu memang kebijakannya,” ucap Alfi.

Saat ditemui dikantornya, Kepala Dinas PU Bina Marga Kota Batu, Himpun Justru enggan berkomentar saat awak media mau konfirmasi. (mad/has)

Share this post

No comments

Add yours